LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Solo Tata Ulang Lokasi Karantina, Pemudik dan Wanita Dipisahkan

Pemerintah Kota Solo akan menata ulang penempatan lokasi karantina bagi pemudik maupun warga Solo yang menjadi ODP (orang dalam pemantauan). Termasuk para pemudik yang selama ini menempati gedung Graha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari.

2020-04-20 23:33:00
mudik
Advertisement

Pemerintah Kota Solo akan menata ulang penempatan lokasi karantina bagi pemudik maupun warga Solo yang menjadi ODP (orang dalam pemantauan). Termasuk para pemudik yang selama ini menempati gedung Graha Wisata Niaga, Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani dalam konferensi pers di Balai Kota Solo, Senin (20/4). Ahyani menyebut, pemudik yang dikarantina di Graha Wisata akan dipisahkan antara pria dan wanita.

"Yang di Ndalem Priyosuhartan sedang dipersiapkan, kemarin kurang sekat. Hari ini atau besok ODP yang bergejala akan dipindahkan ke Priyosuhartan. Untuk pemudik, terutama yang pria kita pindahkan ke Joyokusuman," ujarnya.

Advertisement

Ahyani menyampaikan, saat ini ada 101 pemudik yang menjalani karantina di Graha Wisata Niaga. Sebelumnya ada 137 orang, namun 36 pemudik sudah dipulangkan untuk melanjutkan karantina di rumah masing-masing. Menurut Ahyani, kondisi ruangan di Graha Wisata sudah tidak bisa menampung para pemudik. Apalagi antara pria dan wanita membutuhkan tempat dan kebutuhan berbeda.

"Di Joyokusuman itu ada 10 orang ODP dengan gejala. Nanti kita pindahkan ke Priyosuhartan," katanya.

Sementara itu hingga Senin siang jumlah pasien positif Corona di Kota Solo mencapai 10 orang. 2 pasien meninggal dunia, 2 sembuh dan 6 lainnya masih dirawat. Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 84 orang. 49 dinyatakan sembuh, 20 dirawat dan 15 lainnya meninggal dunia.

Advertisement

"Jumlah ODP kita 422, 5 rawat inap, 87 rawat jalan dan 92 dalam pemantauan dan ada 330 yang sudah selesai pemantauan," pungkas Ahyani.

Baca juga:
Kemenhub Siapkan Aturan Pelarangan Mudik Selama Pandemi Covid-19
Warga Mudik ke Tapteng Bakal Dikarantina 14 Hari
Mudik Gratis Ditiadakan, Pemerintah Diminta Waspada Bus AKAP 'Gelap' Angkut Pemudik
Warganet Tanya Menteri Halim: Pak Kalau Mudiknya Diam-Diam Bisa Ketahuan Pemerintah?
Meme 'Jangan Mudik' Karya Netizen Ini Bikin Pikir-Pikir Mau Pulang Kampung
Pemerintah Sebut 90 Persen Kepala Desa Tak Setuju Warganya Mudik Saat ini

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.