LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Solo ingin Jokowi ikut pikirkan atasi kemacetan di Solo

Keterbatasan anggaran selama ini dinilai menjadi kendala utama dalam mewujudkan transportasi massal di Solo.

2014-11-02 14:03:51
kemacetan
Advertisement

Sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak pernah bisa lepas dari masyarakat Solo. Tujuh tahun menjadi wali kota, Jokowi sangat dicintai rakyat Solo. Banyak warga dan bahkan kalangan pemerintahan berharap, Jokowi tak melupakan kota kelahirannya. Mereka berharap Jokowi berperan dalam pembangunan dan kemajuan Solo di masa kini dan masa mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berharap Jokowi ikut memikirkan penataan infrastruktur kota Bengawan. Terutama penataan maupun pengadaan sistem transportasi massal, serta antisipasi kemacetan lalu lintas. Minimnya anggaran pendapatan daerah, mendorong mereka mendapatkan bantuan anggaran pusat.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat Blue mengakui keterbatasan anggaran selama ini menjadi kendala utama dalam mewujudkan transportasi massal. Padahal blue print penataan infrastruktur dan sistem transportasi massal sudah tersedia sejak beberapa tahun lalu.

"Kendalanya memang di anggaran. Sebenarnya blue print-nya sudah ada, namun implementasi di lapangan berjalan lamban. Pembangunan jalan layang dan underpass di sejumlah titik perlintasan Kereta Api (KA) misalnya, semua sudah kita siapkan. Itu penting guna mengurai ancaman kemacetan lalu lintas," ujar Herman di Solo, Minggu (2/11).

Herman menambahkan, sejumlah perlintasan KA Purwosari, Gilingan, Manahan, Ledhoksari, dan Palang Joglo, memang menjadi titik kemacetan yang perlu segera dicarikan solusi. Pada jam-jam tertentu di daerah tersebut terjadi kemacetan cukup parah.

"Untuk mengatasi kemacetan itu, satu-satunya jalan, kita harus membangun jalan layang atau underpass di pintu perlintasan. Kita juga memerlukan jalur lingkar selatan, agar kemacetan di tengah kota tidak terjadi. Namun semua itu memerlukan dana sangat besar dan tidak mungkin disangga APBD," pungkasnya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.