LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Tatap Muka Tahun Ajaran Baru

Meski secara lisan diizinkan, sekolah tersebut harus mengajukan izin secara resmi kepada pemerintah.

2020-07-08 03:33:00
Anak Sekolah
Advertisement

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengizinkan pembelajaran secara tatap muka di sekolah pada tahun ajaran baru mulai 13 Juli 2020. Tapi, dengan catatan pihak sekolah wajib menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

"Jika kita tidak melakukan dan berusaha untuk sebuah perubahan, maka adaptasi itu tidak akan terpenuhi. Maka kita berinisiatif untuk melakukan perubahan," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa (7/7).

Pemerintah telah melaksanakan adaptasi tatanan kehidupan baru masyarakat produktif aman Covid-19. Tahap pertama dilaksanakan pada awal Juni sampai 2 Juli lalu diperpanjang sampai dengan 2 Agustus mendatang.

Advertisement

Sebagai percontohan pembelajaran tatap muka, Rahmat meminta sekolah-sekolah di Kota Bekasi meniru di Sekolah Victory Plus, Kemang Pratama, Rawalumbu. Meski secara lisan diizinkan, sekolah tersebut harus mengajukan izin secara resmi kepada pemerintah.

"Standarisasi yang sudah dipaparkan oleh sekolah victory tadi sangat luar biasa. Bahkan ini bisa dijadikan role model untuk sekolah lain. Termasuk sekolah negeri," kata Rahmat.

Di SPV, pihak sekolah membatasi kapasitas siswa di dalam setiap ruang kelas. Dari kuota pertama sekitar 40 siswa, sekarang menjadi 15 siswa. Setiap bangku dilengkapi dengan alat pelindung secara transparan.

Advertisement

Selain itu, menurut Rahmat di sekolah tersebut tersedia klinik kesehatan dan telah bekerja sama dengan sebuah rumah sakit swasta di dekatnya.

"Artinya ini ada satu perubahan untuk antisipasi terhadap sebuah cluster, (jika) cluster ada, tapi kita serahkan ke Dinkes untuk mengurus perawatannya. Sekolah harus terus berjalan, karena semakin lama kita lupa tidak melakukan perubahan, itu kita akan merugi. Oleh kerana itu antisipasi ini terus kita jalankan," kata Rahmat Effendi.

Baca juga:
Ombudsman DKI Kritik Usul DPRD Minta Disdik Biayai Siswa Tak Lolos PPDB
DPRD DKI Minta Anggaran Formula E Digunakan untuk Biayai PPDB yang Tak Lolos Zonasi
Ini Penjelasan Kemendagri Terkait Permasalahan PPDB DKI
PPDB 2020, Kadisdik Jabar Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Surat Rekomendasi Siswa
Kemendagri, Kemendikbud dan Pemprov DKI Sudah Temukan Titik Temu Soal PPDB
Pemprov DKI Bakal Revisi Juknis PPDB Terkait Jalur Zonasi di Jakarta

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.