LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Bandung Butuh 1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Saat ini, ia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai teknis distribusi, jumlah hingga jadwal vaksinasi. Apalagi, ia belum tahu apakah Kota Bandung masuk dalam prioritas pemberian vaksin gratis gelombang pertama dari pemerintah pusat atau tidak.

2020-12-23 22:03:00
vaksin covid-19
Advertisement

Pemerintah Kota Bandung memprediksi kebutuhan vaksin Covid-19 untuk warga yang masuk kategori penerima sebanyak 1,5 juta dosis. Meski masih belum tahu kapan realisasi penyerahan vaksin dari pemerintah pusat, mereka melakukan simulasi vaksinasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani Apip menjelaskan vaksin yang disebut oleh presiden gratis tersebut menyasar pada warga berusia 18 hingga 59 tahun.

"Kalau melihat Pak Presiden menyampaikan bahwa seluruh penduduk Indonesia yang umur 18-59 tahun, kalau kita lihat di data sekitar 1,5 jutaan lah," kata di Balai Kota Bandung, Rabu (23/12).

Advertisement

Saat ini, ia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai teknis distribusi, jumlah hingga jadwal vaksinasi. Apalagi, ia belum tahu apakah Kota Bandung masuk dalam prioritas pemberian vaksin gratis gelombang pertama dari pemerintah pusat atau tidak.

"Jabar termasuk cuman kotanya mana kami masih belum tahu," ucap dia.

Meski demikian, pihaknya menggelar simulasi vaksinasi untuk mengetahui kesiapan jika nanti vaksin dari pemerintah pusat sudah ada kepastian. Dalam proses simulasi yang berlangsung di Puskesmas Balai Kota Bandung, lima meja disiapkan dan lokasinya dijaga ketat anggota Polri/TNI.

Advertisement

Warga yang datang harus mengisi pendaftaran termasuk mengisi formulir dan riwayat kesehatan melalui aplikasi khusus bernama Peduli Lindungi. Pemberitahuan proses vaksinasi disampaikan melalui pesan singkat.

Setelah mendapat giliran disuntik, setiap warga melewati proses verifikasi data, lalu diperiksa kesehatan untuk mengetahui apakah ada riwayat penyakit penyerta atau tidak.

Jika sudah lolos dan dinyatakan sehat, warga kemudian mendapat suntik vaksin Covid-19. Namun, setelah itu, ia harus menunggu 30 menit menunggu reaksi yang dirasakan. Jika tidak ada gejala yang berarti, ia boleh pulang.

"Vaksinasi ini dilakukan dua kali, suntikan kedua dilakukan setelah 14 hari, baru selesai pelaksanaan vaksinasi untuk satu orang yang usianya 18-59 tahun dalam kondisi sehat," ucapnya.

"Simulasi ini untuk melihat apa saja masalahnya, atau ketika ada juknis lain yang berbeda, karena ini masih tentatif belum tentu seperti ini," katanya.

Baca juga:
Pemerintah Bakal Siapkan Anggaran Vaksinasi di 2021 Rp73 Triliun
CEK FAKTA: Hoaks Alat Tes Covid-19 Berubah Positif Setelah Dimasukkan ke Minuman Soda
Satu Juta Warga Amerika Serikat Telah Divaksin Covid-19
Pemkot Bandung Butuh 1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19
CEK FAKTA: Tidak Benar Siswa Harus Swab Tes Sebelum Sekolah Tatap Muka
CEK FAKTA: Tidak Benar Paus Fransiskus Sebut Vaksin Covid-19 Tiket Masuk Surga
Wagub DKI Minta Warga Tak Khawatir Ketersediaan Tempat Isolasi di Wisma Atlet

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.