LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Banda Aceh akan bangun transportasi umum trem

Pembangunan fasilitas transportasi umum di Banda Aceh perlu dikaji lebih mendalam.

2014-10-13 13:40:02
Transportasi umum
Advertisement

Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh sedang merencanakan pembangunan transportasi umum massal seperti Trem (kereta mini rel). Perencanaan ini dibantu oleh pihak Cities Development Initiative for Asia (CDIA).

Pembahasan ini berlangsung dalam ruang rapat Walikota Banda Aceh yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banda Aceh, T Saifuddin TA, Asisten II dan juga Kepala Bappeda Banda Aceh dengan pihak perwakilan CDIA, Senin (13/10).

Sekda Kota Banda Aceh, T. Saifuddin TA mengatakan pembangunan fasilitas transportasi umum di Banda Aceh perlu dikaji lebih mendalam. Katanya masyarakat kota saat ini mayoritas sudah memiliki sepeda motor untuk transportasinya. Dengan sepeda motor tersebut masyarakat dapat berangkat dari rumah ke tempat tujuan tanpa hambatan.

Oleh karenanya, kata Sekda, transportasi umum berupa Trem (kereta mini rel) perlu dikaji lebih mendalam. Ini terkait siapa segmen penggunanya, lalu kenyamanannya dan penyediaan lahan parkir bagi pengendara sepeda motor yang akan menggunakan Trem tersebut.

"Ini perlu kita kaji, jangan nanti setelah kita uji coba jadi sia-sia, karena biaya operasionalnya juga mahal," ujar T Saifuddin TA.

Sementara pihak perwakila CDIA, Jovis Van Etk didampingi Stevan Baver Wolf mengatakan CDIA hadir ke Banda Aceh dalam rangka memenuhi undangan Pemkot untuk membahas dan mendengar berbagai rencana pembangunan di Banda Aceh. Salah satunya adalah sarana transportasi umum.

"Kami ingin meninjau, apa saja yang ingin dibangun di Banda Aceh," kata jovis yang fasih berbahasa Indonesia.

Jovis menyampaikan jika memang diperlukan, CDIA akan membantu bukan hanya alat transportasi umum, tapi fasilitas lainnya juga. Namun kata Jovis, pihaknya juga perlu mendengar presentasi dari Pemko serta perlu kajian mendalam untuk mencapai kesepakatan kerjasama tersebut. Pihak CDIA sendiri menurut Jovis hadir untuk membantu serta mendorong pembangunan kota-kota di Asia.

Baca juga:
Agar berkualitas, 59 kepala sekolah di Aceh berguru ke Malaysia
Masyarakat Aceh serahkan lagi sumbangan untuk Gaza Rp 208 juta
Idul Adha, warung nasi tutup, harga ikan murah di Aceh
KontraS sebut pelaksanaan Qanun Jinayat di Aceh melanggar HAM
Meski dilarang, anak-anak tetap ramai nonton hukuman cambuk
Ini 4 penjudi yang dieksekusi cambuk oleh Pemkot Banda Aceh
Pemkot Banda Aceh kembali eksekusi cambuk 4 penjudi

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.