LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkab Garut Antisipasi Ledakan Penyebaran Covid-19 karena Pilkades Serentak

Leli mengaku, pihaknya harus mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Saat ini, setidaknya sejumlah puskesmas di Garut sudah disiapkan sebagai tempat isolasi karena ruang isolasi yang ada sekarang sudah penuh.

2021-06-07 11:53:18
Corona di Indonesia
Advertisement

Pilkades serentak yang digelar Selasa (8/6), diperkirakan akan menambah waktu terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut. Dinas Kesehatan Kabupaten Garut kini tengah menyiapkan antisipasi agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, awalnya diperkirakan lonjakan kasus Covid-19 akan terjadi sampai 14 Juni.

“Kalau dari efek lebaran kemarin diperkirakan sampai 14 Juni,” katanya di Garut, Senin (7/6).

Advertisement

Menurutnya, saat ini Kabupaten Garut menghadapi kondisi lain, yaitu pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Dengan adanya pilkades serentak itu, maka kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut masih akan terjadi di atas tanggal 14 Juni.

“Karena ternyata warga yang dari luar kota pada datang juga (untuk mencoblos dalam Pilkades serentak. Jadi diperkirakan akan ada lonjakan kasus Covid-19 dari kegiatan Pilkades serentak itu,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Leli mengaku, pihaknya harus mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Saat ini, setidaknya sejumlah puskesmas di Garut sudah disiapkan sebagai tempat isolasi karena ruang isolasi yang ada sekarang sudah penuh.

Advertisement

Tempat isolasi di desa-desa yang seyogyanya disiapkan, menurut Leli hal tersebut bisa bisa direalisasikan karena sedang sibuk mengurus Pilkades serentak. “Kita dari Dinas Kesehatan lebih menyiapkan puskesmas untuk tempat isolasi,” ucapnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Garut, sampai Senin (7/6) siang, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 10.893 orang. Dari jumlah tersebut, 1.102 orang menjalani isolasi mandir, 380 orang menjalani isolasi di ruang yang disiapkan dan di rumah sakit, 8.932 orang sembuh, dan 479 orang meninggal dunia.

Baca juga:
2.430 Anak di Bangka Belitung Positif Covid-19
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran dan RSKI Pulau Galang Meningkat
Viral Antrean Ambulans Diduga Pasien Corona di IGD Al Ihsan Bandung, Ini Kata RS
Epidemiolog: Kasus Covid-19 Dilaporkan Sekarang Hanya 1/10 dari Sesungguhnya
2.600 Pengendara di Suramadu Arah Surabaya Dirapid Tes, 24 Orang Positif Covid
Terpapar Covid, Puluhan Warga Rengasdengklok Isolasi Mandiri di Madrasah

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.