LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemilik bus pengangkut massa aksi 2 Desember diperiksa polisi

Pemilik bus pengangkut massa aksi 2 Desember diperiksa polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan isi surat panggilan Nomor S.Pgl./23174/XII/Diteakrimum, pemilik PO tersebut diperiksa karena diduga mengetahui upaya makar diduga dilakukan sejumlah tokoh.

2016-12-28 11:00:52
Demo 2 Desember
Advertisement

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pemilik perusahaan otobus (PO) NPM dari Padang Panjang, Sumatera Barat, Rabu (28/12). Pemilik PO NPM bernama Angga Vircansa Chairul, itu diperiksa terkait massa aksi pada 2 Desember lalu atas dugaan makar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan isi surat panggilan Nomor S.Pgl./23174/XII/Diteakrimum, pemilik PO tersebut diperiksa karena diduga mengetahui upaya makar diduga dilakukan sejumlah tokoh.

"Kita memeriksa kasus makar kan harus tahu kronologis pemufakatannya. Nah salah satunya dia yang ngerti dan tahu, makanya kita panggil," ujar Argo saat dikomfirmasi wartawan.

Menurut Argo, nantinya kepolisian akan menanyakan beberapa pertanyaan di antaranya mengenai berapa bus dan penumpang yang diantarnya. Sebab, PO NPM disewakan massa pada aksi 2 Desember lalu.

Namun, Argo tidak menjelaskan pemanggilan tersebut untuk tersangka makar yang mana. "Belum tahu untuk tersangka siapa diperiksa kasus makar, saksi saja," ucapnya.

Seperti diketahui, setidaknya sudah ada beberapa saksi yang diperiksa untuk mengusut dugaan makar. Dari 11 orang yang ditangkap pada 2 Desember 2016 lalu, delapan di antaranya disangka akan melakukan upaya makar. Sementara itu adik kakak yakni Rizal dan Jamran diduga langgar Undang-Undang ITE, sementara itu Ahmad Dhani diduga melakukan penghinaan terhadap penguasa.

Baca juga:
Akom jawab isu ikut 'bermain' saat demo penistaan agama
Ahmad Dhani akui akan sewa mobil komando untuk aksi 2 Desember
Farhat Abbas nilai Ahmad Dhani hampir sama dengan Habib Rizieq
Salah satu pendemo ngaku terima Rp 9 juta dari Rachma buat aksi 2-12
Kesaksian Munarman: Tak ada hubungan video Buni Yani dengan aksi 212
Munarman klaim aksi bela Islam karena Ahok arogan dan tidak adil
Ngototnya Munarman aksi 2-12 bukan karena video diunggah Buni Yani

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.