Pemerintah Temukan 46 Kasus Variant of Concern Covid-19 di RI, Ada Varian B1525
Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (UI) ini berhadap informasi temuan 46 kasus variant of concern Covid-19 tidak menimbulkan ketakutan di lingkungan masyarakat.
Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan ada 46 kasus variant of concern Covid-19 di Indonesia. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing terhadap 1.744 sampel pada 25 Mei 2021.
"Untuk variant of concern yang terdeteksi ialah jenis varian B117 sebanyak 16 kasus, varian B1617 plus sebanyak 27 kasus, varian B1531 sebanyak 2 kasus dan varian B1525 sebanyak 1 kasus," jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/5).
Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (UI) ini berhadap informasi temuan 46 kasus variant of concern Covid-19 tidak menimbulkan ketakutan di lingkungan masyarakat.
"Diharapkan update temuan whole genome sequencing yang saya sampaikan dapat meningkatkan kewaspadaan diri kita dan semakin mematuhi protokol kesehatan dan tidak menimbulkan ketakutan berlebihan karena dapat berujung pada melemahnya imunitas kita sendiri," ujarnya.
Berbeda dengan Satgas Penanganan Covid-19, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan pihaknya telah menemukan 54 kasus varian baru. Namun, varian baru tersebut hanya B117 asal Inggris, B1617 dari India dan B.1.351 asal Afrika Selatan.
Dari 54 kasus varian baru Covid-19, kata Dante, 19 di antaranya tidak memiliki riwayat perjalanan keluar negeri. Ini menunjukkan, sudah terjadi transmisi lokal varian baru Covid-19.
"19 Kasus berasal dari variasi yang berasal dari Indonesia. Jadi sudah ada kontak internal, sudah ada penyebaran secara internal dari variant of concern itu," katanya.
Baca juga:
Tiga Provinsi di Indonesia Laporkan Nihil Angka Penambahan Kasus Positif Covid-19
DKI Dapat Nilai E dari Kemenkes, Wagub Riza Beberkan Data Capaian Penanganan Covid-19
Menkes Soal Nilai E untuk DKI: Itu Indikator Risiko Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19
Jawa Barat Laporkan Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi pada 28 Mei
Data Terbaru Kasus Positif Covid-19 di Indonesia 28 Mei 2021
Kemenkes Beri Nilai E, Menkes Sebut Testing dan Vaksinasi di DKI Tinggi