LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemerintah siapkan Rp 9,34 triliun untuk Program Indonesia Pintar

Pemerintah siapkan Rp 9,34 triliun untuk Program Indonesia Pintar. Alokasi anggaran fungsi pendidikan dalam RAPBN 2018 mencapai Rp 440,9 triliun, dibagi atas dana pusat Rp 146,6 triliun, transfer daerah Rp 279,3 triliun, dan pembiayaan Rp 15 triliun.

2017-08-30 22:37:00
Pendidikan Indonesia
Advertisement

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengalokasikan Rp 9,344 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) tahun depan. Dana tersebut termasuk dalam nilai program dan manajemen penyaluran KIP untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK.

"Untuk Program Indonesia Pintar, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 9,344 triliun," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy saat ditemui di Kominfo, Jakarta, Rabu (30/8).

Jumlah penerima PIP tahun depan hampir sama dengan tahun sebelumnya. Penerima PIP adalah anak dengan rentang usia 6-21 tahun. Data itu diperoleh dari Kementerian Sosial untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Advertisement

Berdasarkan laporan pelaksanaan PIP per 27 Agustus 2017, dana PIP baru disalurkan ke 13.356.424 anak atau 74,50 persen dari total target penerima dana PIP sebanyak 17.927.308 anak.

"Sedangkan, dana yang telah disalurkan, sebanyak sekitar 16,78 persen di antaranya, telah dicairkan oleh 2.251.586 siswa," ujar dia.

Alokasi anggaran fungsi pendidikan dalam RAPBN 2018 mencapai Rp 440,9 triliun, dibagi atas dana pusat Rp 146,6 triliun, transfer daerah Rp 279,3 triliun, dan pembiayaan Rp 15 triliun.

Advertisement

Dari total belanja pusat anggaran fungsi pendidikan, sebesar 9,1 persen di antaranya merupakan anggaran Kemdikbud, atau sebesar Rp 40,09 triliun.

Dari anggaran tersebut, pemerintah mengalokasikan Rp 7,66 miliar untuk akreditasi sekolah, laboratorium dan ruang praktik, perpustakaan, UKS, peralatan pendidikan, dan pengembangan karakter.

Alokasi untuk peningkatan akses pendidikan, berupa rehabilitasi, pembangunan USB dan RKB, dan revitalisasi, dipatok sebesar Rp 3,497 miliar. Sedangkan untuk penguatan vokasi Rp 1,791,1 miliar, dan penguatan substansi pendidikan dan kebudayaan sebesar Rp 475,2 miliar.

Baca juga:
Perpres pengganti Permen Full Day School dalam waktu dekat diterbitkan
Menang kontes robot internasional, UMM dapat penghargaan dari Jokowi
Ratusan warga NU Solo gelar long march tolak full day school
Dedi Mulyadi sebut sekolah bayar SPP seperti zaman Orde Baru
Djarot minta tiap kecamatan bangun SLB
Pertamina sulap SD reyot pinggir sawah Tuban jadi megah
HUT RI ke-72, Indonesia belum merdeka dari masalah daya saing SDM
PDIP dan Mendikbud Jepang sepakat bentuk karakter dimulai dari TK

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.