Pemerintah Menyediakan Listrik untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Maluku
Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, meninjau beberapa program pengurangan kemiskinan ekstrem untuk lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, Rabu.
Pemerintah menyediakan sarana pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem hingga akhir 2021.
Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, meninjau beberapa program pengurangan kemiskinan ekstrem untuk lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, Rabu.
"Salah satu program yang ditinjau adalah program penyediaan listrik untuk masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Maluku Tengah," kata Wapres dilansir Antara, Rabu (13/10).
Di Kabupaten Maluku Tengah, program penyediaan listrik bagi masyarakat miskin ekstrem diberikan kepada rumah tangga di wilayah tanpa listrik PLN (off grid) dan wilayah tersedia listrik PLN (on grid). Penyediaan listrik tersebut merupakan program penting karena ketiadaan akses terhadap listrik ialah salah satu penyebab utama kemiskinan ekstrem.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Maluku, Rabu, Wapres mengatakan pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah prioritas tersebut mengoptimalkan program Pemerintah Provinsi Maluku yang sudah ada, seperti program bantuan sosial (bansos) dan program pemberdayaan masyarakat.
"Pengentasan kemiskinan ekstrem ini sesuai dengan program yang sudah ada," kata dia, di Maluku, Rabu.
Terkait program dan anggaran penyelesaian kemiskinan ekstrem, Wapres mengatakan semuanya telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan lima pemerintah kabupaten daerah prioritas.
"Ini semuanya sudah dikoordinasikan dengan daerah, dan penanggulangan ini terdiri dari anggaran pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten," jelasnya.
Dengan penyediaan sarana PLTS di daerah miskin ekstrem tersebut, maka diharapkan masyarakat dapat semakin berdaya untuk membuat rumpon ikan, belajar dan melakukan kegiatan sehari-hari di malam hari.
Lima kabupaten prioritas yang menjadi target penyelesaian kemiskinan ekstrem nol persen di Provinsi Maluku ialah Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur dan Maluku Barat Daya.
Baca juga:
106.780 Warga Karawang Mengalami Kemiskinan Ekstrem
Diguyur Hujan, Rumah di Pondok Aren Ditinggali 12 Orang Roboh
Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Capai 362 Ribu Jiwa
Bertolak ke Ambon, Wapres Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem
Utang Negara Miskin Naik 12 Persen Akibat Covid-19, Tembus USD 860 Miliar