Pemerintah jaring 800 tenaga kerja ilegal
Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 800 tenaga kerja asing ilegal yang terjaring razia. Masyarakat diminta tak perlu khawatir dengan isu yang menyebut Indonesia dibanjiri 10 juta tenaga kerja asal China. Sebab, Tenaga Kerja asal China yang bekerja di Indonesia hanya 21.000 orang.
Kabar yang menyebut adanya serbuan tenaga kerja asing ilegal ternyata bukan isapan jempol. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 800 tenaga kerja asing ilegal yang terjaring razia. Angka tersebut didapat setelah pemerintah melakukan sidak di sejumlah daerah di Indonesia.
"Sudah ada 800-an keseluruhan dari berbagai negara," ujar Hanif di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (6/1).
Hanif menegaskan, banyaknya tenaga kerja asing ilegal yang terjaring razia membuktikan pemerintah tidak tinggal diam menyikapi pelanggaran keimigrasian. Pihaknya akan terus memburu mereka yang masuk dan bekerja di tanah air secara ilegal.
"Artinya pengawasan sudah berjalan terus namun memang ya kita akan terus perkuat," katanya.
Meski begitu politikus PKB ini berharap masyarakat tidak perlu khawatir dan panik dengan isu yang menyebut Indonesia dibanjiri 10 juta tenaga kerja asal China. Sebab, kata dia, itu tidak benar alias hoax. Tenaga Kerja asal China yang mengais rezeki di tanah air hanya berjumlah sekitar 21.000 orang.
"Jangan dibesar-besarkan ada yang bilang sampe jutaanlah segala macem," ujarnya.
Baca juga:
Isu tenaga kerja China, pemerintah bentuk Badan Pengawas Orang Asing
Wiranto bantah pemerintah datangkan TKA asal China secara sistematis
Diduga ilegal, 4 WNA Tiongkok di Cirebon dicokok petugas Imigrasi
Imigrasi kejar penyalur tenaga kerja asal China ilegal di Sukabumi
Dari Jawa hingga Papua, jejak buruh China ilegal kian nyata
Surabaya jadi sasaran asing, Disnaker diminta waspadai buruh ilegal
12 Pekerja asal China akan diperiksa karena salahgunakan izin paspor