LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemerintah dinilai kaget hadapi bencana gempa Lombok

Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Manilan Ronald Simanjutak menilai, Pemerintah pusat kaget dalam menangani bencana gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Seharusnya, kata Manilan, bencana seperti ini bisa diprediksi dari jauh-jauh hari.

2018-08-25 22:03:00
Gempa NTB
Advertisement

Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Manilan Ronald Simanjutak menilai, Pemerintah pusat kaget dalam menangani bencana gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Seharusnya, kata Manilan, bencana seperti ini bisa diprediksi dari jauh-jauh hari.

"Nah kita ini kaget badan gitu lho. Kenapa, harus sudah terprediksi awal, jadi kita tidak bicara status lagi. Nah bagaimana ini sudah seharusnya dipersiapkan," kata Manilan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8).

Menurutnya, pemerintah harus belajar dari pengalaman penanggulangan bencana selama ini. Namun, tambah dia, penanganan bencana harus direncanakan agar bisa menanggulangi lebih baik.

Advertisement

"Mungkin saya memberikan masukan kepada Pemerintah dan kita semua, coba cek di kepresidenan, kementerian sampai Pemda, ada enggak urusan ini dipersiapkan. Perencanaannya ada enggak, penganggarannya ada enggak," ungkapnya.

Hal itu, langsung dibantah oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat. Menurut Harry, pemerintah sudah melakukan persiapan matang dalam penanggulangan bencana.

"Tapi kalau dibilang kaget badan sebetulnya gak begitu juga. Karena dari sisi kebijakan sampai ke strategi peraturan dan sebagainya itu sudah lengkap," katanya.

Advertisement

"Kemudian secara kebijakan fiskal sudah teranggarkan di berbagai kementerian lembaga yang sudah terkoordinasi di bawah BNPB. Kemensos juga punya anggaran sampai juga ke pemerintah provinsi dinas sosial dan sebagainya," sambungnya.

Argumen Harry juga diperkuat oleh Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Roysepta Abimanyu. Kata Roy, pemerintah sudah siaga dalam menanggulangi atau mencegah bencana.

"Kemensos desa siaga bencana, jadi Pemerintah menyiapkan, cuma memang kerja-kerja yang hening ini enggak banyak disorot. Kita upayakan diliput, paling banter satu menit. Jadi banyak hal sudah dilakukan," ucapnya.

Baca juga:
Kemensos sebut korban meninggal akibat gempa Lombok capai 563 jiwa
Tindaklanjuti Inpres penanganan gempa Lombok, Menko PMK gelar rapat koordinasi
Kemensos jamin pergantian menteri tak ganggu penanganan korban gempa Lombok
Sebar kabar hoaks jadi modus operandi perampok harta warga korban gempa Lombok
Banyak alami trauma, korban gempa Lombok butuh pemulihan kejiwaan
Inpres ditandatangani, penanganan bencana gempa Lombok lebih intens
Ini instruksi khusus Presiden Jokowi pada menteri dalam menangani dampak gempa Lombok

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.