Pembunuhan keluarga Riyanto dipersiapkan Andi Lala selama 2 hari
Pembunuhan keluarga Riyanto dipersiapkan Andi Lala selama 2 hari. Sabtu (8/4) sekitar pukul 23.00 Wib, Andi Lala bersama Roni dan Andi Saputra mendatangi kediaman korban di Pasar I Gang Tengah/Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Medan.
Otak pembunuhan satu keluarga di Mabar, Andi Lala (35), ternyata sudah merencanakan perbuatannya sejak dua hari sebelum kejadian. Sejak itu dia mengumpulkan rekan dan membeli perlengkapan untuk beraksi.
"Tersangka mempersiapkan pembunuhan sejak Jumat (7/4). Saat itu mengumpulkan kawan-kawannya," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Aula Mapolda Sumut, Senin (17/4).
Setelah mengajak keponakannya Roni (21), warga Jalan Pembangunan II, Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdang, dan Andi Saputra (27), warga Jalan Sempurna Gang Buntu, Sekip, Lubuk Pakam, Andi Lala menggadaikan sepeda motornya pada Sabtu (17/4). Uangnya kemudian digunakan untuk menyewa mobil Daihatsu Xenia yang dipakai menuju rumah korban.
Andi Lala juga membeli batang besi padat di kedai loak. Besi itu dipakai untuk menghabisi seluruh korban.
Sabtu (8/4) sekitar pukul 23.00 Wib, Andi Lala bersama Roni dan Andi Saputra mendatangi kediaman korban di Pasar I Gang Tengah/Jalan Mangaan Gang Benteng, Mabar, Medan.
Minggu (9/4) dini hari sekitar pukul 01.00-02.00 Wib, Andi Lala menghabisi pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (38) kedua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (14) dan Gilang Laksono (11) dan mertua Riyanto, Marni (60). Di tubuh mereka ditemukan luka bekas senjata tajam. Sementara seorang balita, Kinara (4), tahun kritis akibat perbuatan pelaku.
Baca juga:
Ini rencana keluarga pada rumah tempat pembunuhan sadis di Medan
Ayah korban minta Andi Lala dihukum mati
Disarankan anak, Mensos Khofifah ingin asuh Kinara
Andi Lala sempat melawan petugas saat dibekuk di Riau
Andi Lala, otak pembunuhan sekeluarga di Medan dibekuk di Riau