LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pembunuhan berencana sopir Grab di Bogor

Mulud (63), sopir taksi online Grab ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya dibuang di area perkebunan Kampung Cikelat, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Mulud menjadi korban pembunuhan berencana yang didalangi seorang mahasiswa berinisial Ya (21).

2018-01-02 08:35:00
Pembunuhan
Advertisement

Mulud (63), sopir taksi online Grab ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya dibuang di area perkebunan Kampung Cikelat, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Sukabumi. Mulud menjadi korban pembunuhan berencana yang didalangi seorang mahasiswa berinisial Ya (21).

Tersangka yang juga warga Gang Langgar, Jalan Merpati, Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, ditangkap di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (31/12) sekitar pukul 01.45 WIB. Ya hendak kabur ke Yogyakarta.

Dalam aksinya, Ya berbagi peran dengan sejumlah pihak. Polisi kemudian mengamankan tiga pelaku yakni IS (32) warga Kecamatan Cibadak, RM (30), dan UH warga Kecamatan Parungkuda ditangkap di sekitar Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Advertisement

"Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka (Ya), pembunuhan sopir angkutan online yang diketahui korbannya bernama Mulud beralamat di Jatipadang Utara, No 44, RT 02/06, Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, motifnya ingin menguasai harta korban," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Sukabumi seperti dilansir Antara.

Ya mengaku bernisial Vino. Dia bertugas memesan taksi online. "Intinya, para tersangka ini ingin menguasai mobil Datsun Go milik korban. Untuk modusnya dengan cara memesan angkutan online dan dalam perjalanan korban dihabisi para tersangka," tambahnya.

Peran RM dan UH sebagai perantara pembelian mobil korban. Sedangkan IS merupakan penadah mobil.

Advertisement

Hingga kini polisi masih memburu dua pelaku lagi berinisial De dan Pa. Keduanya berperan sebagai eksekutor, membekap dan memukuli korban hingga tewas.

Kasus pembunuhan berencana ini bermula Sabtu (16/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Ya bersama De dan Pa merencanakan perampokan sopir taksi online.

Setelah mencoba menghubungi korban dengan menggunakan aplikasi Grab, ketiga tersangka diantar korban menuju perkebunan teh di Leuwiliang, Bogor.

Saat di Leuwiliang, tersangka meminta korban untuk beristirahat sejenak. Melihat Mulud yang tengah tertidur di jok sopir, Ya mendekatinya dan langsung menusuk korban dengan pisau badik milik De.

Mayat Mulud dibuang di wilayah perkebunan Jalan Raya Cikotok Lampungharja Sukabumi. Jasad korban baru ditemukan oleh warga Senin, (25/12).

"Tersangka Ya terpaksa kami tembak kakinya karena melawan saat akan ditangkap. Saat ini pun kami masih memburu dua tersangka yakni De dan Pa," tambahnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian, Pasal 339 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau maksimal hukuman mati.

Baca juga:
Dalang pembunuhan sopir Grab ternyata seorang mahasiswa
Polisi Sukabumi buru 2 pembunuh sopir Grab, ini identitasnya
Polisi tangkap empat pembunuh sopir taksi online yang jasadnya dibuang di perkebunan
Saat ejekan melarat berujung pembunuhan sadis gadis di Malang
Otak pembunuh sales buku diringkus saat hendak akan dinikahkan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.