LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pembunuh PRT perumahan elit di Surabaya pakai pisau pinjam di warung

Pembunuh PRT perumahan elit di Surabaya pakai pisau pinjam di warung. Si pelaku yang diketahui bernama Vian Ahmad Fauzi (19), asal Dsn Watukandang, Kelurahan Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ini mengaku, awalnya hanya ingin mencuri di rumah mewah milik Simon Raharjo Tansil tersebut.

2017-04-06 18:10:33
Pembunuhan
Advertisement

Pelaku pembunuhan Tasri alias Sri (47), pembantu (PRT) di perumahan elit Puncak Permai I/33, Surabaya, Jawa Timur, berbekal pisau yang dipinjamnya dari warung milik Tosin.

Si pelaku yang diketahui bernama Vian Ahmad Fauzi (19), asal Dsn Watukandang, Kelurahan Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ini mengaku, awalnya hanya ingin mencuri di rumah mewah milik Simon Raharjo Tansil tersebut.

Kemudian pada hari Sabtu (1/4) sekira pukul 01.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa tas berisi obeng dan pisau milik Tosin. Karena jarak kos pelaku, yaitu di Jalan Tubanan Lama hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi rumah korban, pelaku datang berjalan kaki.

"Saya ke sana jalan," aku pelaku pada penyidik.

Di lokasi, pelaku memanjat pagar rumah korban. Setelah itu memanjat pohon agar bisa masuk rumah melalui lantai dua. Selanjutnya naik lagi ke lantai tiga dan mencongkel pintu menggunakan obeng.

Setelah berhasil masuk, pelaku berniat turun ke lantai dasar atau menuju ruang utama untuk melakukan pencurian. Sayang, saat itu korban tengah mengepel lantai dan melihat pelaku.

Dalam kondisi terkejut, korban tak sempat berteriak. Sementara tersangka langsung menghadiahi korban dengan bogemnya dan mengenai pipi korban, yang langsung roboh.

"Kemudian saya menggorok lehernya sekali dengan pisau yang saya pinjam (dari warung Tosin)," akunya lagi.

Setelah korban tewas, pelaku menyeret tubuh korban ke kamarnya yang tak jauh dari lokasi. Pisau yang masih berlumur darah dibersihkan dengan handuk yang ada di tempat setrika.

Setelah itu, pelaku menuju dapur untuk mengambil air minum di dapur. Sayang, pelaku yang sejak awal tidak meninggalkan sidik jari karena mengenakan sarung tangan, tanpa sadar melakukan kesalahan.

Sarung tangannya pelaku berlubang dan meninggalkan sidik jari pada gelas yang digunakannya untuk minum. Terlibih, ada CCTV di area dapur rumah korban.

Setelah mengambil air minum, pelaku batal menguras harta benda korban dan meninggalkan lokasi dengan memanjat tembok. Pelaku kemudian mengembalikan pisau milik Tosin di warungnya yang saat itu sudah tutup.

"Kemudian kami berhasil menangkap tersangka pada Rabu malam. Empat hari kami berada di lokasi, karena kami yakin pelakunya berada tidak jauh dari lokasi. Setelah lima hari melakukan pencarian, kami berhasil menangkap pelaku," terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.

Baca juga:
Batal mencuri, Vian malah membunuh PRT perumahan elit di Surabaya
Usai bunuh PRT perumahan elit di Surabaya, pelaku minum air di dapur
Pembunuh PRT di perumahan elit di Surabaya ditangkap
Polisi duga PRT di perumahan elit Surabaya dibunuh perampok

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.