Pembunuh Anggota Koramil di Yalimo dan Istri Diduga Lebih dari Tiga Orang
Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang mengatakan bahwa hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
Sertu Eka Andrianto Hasugian, anggota TNI Pos Ramil Elelim, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, akibat ditembak Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis (31/3) pagi sekitar pukul 05.00 WIT.
Selain Sertu Eka, istrinya Sri Lestari juga menjadi korban pembacokan dengan luka sayatan di leher. Sri meninggal dunia saat hendak dilarikan ke puskesmas.
Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang mengatakan bahwa hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
Menurut dia, Sertu Eka yang merupakan anggota Babinsa terkena tembakan sebanyak satu kali di dada tembus hingga ke punggung. Sedangkan istrinya dibacok dari leher bagian belakang.
"Anaknya yang berumur dua tahun pun jarinya putus akibat sabetan parang pelaku dan peluru yang bersarang di tubuh korban adalah milik pelaku karena korban tidak membawa atau memegang senjata," kata Aria.
Pelaku Diduga Lebih dari Tiga Orang
Arif mengatakan, dari penyelidikan awal pelaku diketahui lebih dari tiga orang. Sementara kedua jenazah awalnya akan diterbangkan ke Jayapura, namun karena terkendala cuaca, sehingga disemayamkan di Pos Ramil Elelim, untuk kemudian dibawa ke Wamena.
"Sore ini kedua jenazah dibawa ke Wamena melalui jalur darat dan akan disemayamkan di Makodim 1702/Jayawijaya, dan keesokan harinya akan diterbangkan ke kampung halamannya," ujar dia.
Sementara itu, Kapolres Yalimo, AKBP Hesman Napitupulu saat dikonfirmasi menyatakan hingga kini untuk pelaku penembakan dan pembacokan masih dalam tahap pengembangan. Hasil pemeriksaan sementera saksi mendengarkan suara tembakan, namun keterangan itu masih didalami polisi.
"Dari Wamena direncanakan kedua jenazah korban dibawa ke Jayapura, untuk diterbangkan ke kampung halamannya di Jawa Timur,” kata dia.
(mdk/gil)