Pembongkaran kuburan baru pertama kali terjadi di Patumbak
Yusuf menyayangkan kuburan remaja itu tak dijaga. "Karena biasanya seminggu setelah dikuburkan selalu dijaga keluarga."
Warga dan aparat Desa Patumbak, Deliserdang, tersentak dengan pembongkaran kuburan Ela Triana beru Ginting (15) yang baru sehari dimakamkan. Kejadian ini memunculkan kehebohan karena peristiwa itu merupakan yang pertama terjadi di wilayah tersebut.
"Sebelumnya tak pernah terjadi, ini yang pertama kali," kata Kepala Desa Patumbak 1 Muhammad Yusuf, Rabu (27/3).
Namun, Yusuf menyayangkan kuburan remaja itu tidak dijaga. "Karena biasanya seminggu setelah dikuburkan selalu dijaga keluarga," ucap Yusuf.
Sebelumnya, satu kuburan di kompleks pemakaman di Pasar VII, Dusun 5, Desa Patumbak 1, Patumbak, Deliserdang, Sumut, didapati sudah terbongkar, Rabu (27/3) pagi.
Kuburan yang dibongkar itu adalah makam Ela Triana beru Ginting. Remaja ini meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, Senin (25/3), dan dimakamkan Selasa (26/3). Saat meninggal usianya baru 15 tahun dan dia masih duduk di bangku SMP.
Diduga pembongkaran makam ini terkait pencabulan. "Ada banyak bekas telapak tangan di jenazah. Enggak tahu apakah jenazahnya dicabuli," ucap Raswati (54), penjaga kompleks kuburan.
Selain dugaan pencabulan terhadap jenazah, sejumlah warga juga menduga pembongkaran kuburan itu terkait dengan mistis. "Semalam kan Selasa Kliwon, seharusnya kuburannya dijaga," ucap Yono, seorang warga.
(mdk/ren)