Pembangunan Rampung, Pasar Legi akan Diserahterimakan ke Pemkot Solo Besok
Peresmian Pasar Legi Solo diperkirakan awal tahun depan.
Pembangunan Pasar Legi yang terbakar akhir Oktober 2018 lalu kini telah rampung. Menurut rencana, Selasa (30/11) besok pasar induk terbesar di Solo bakal diserahterimakan oleh Kementerian PUPR ke Pemerintah Kota Solo.
Meskipun serah terima pasar dilakukan akhir bulan ini, namun pedagang diperkirakan baru bisa masuk ke lokasi pada Desember mendatang. Sedangkan peresmian pasar diperkirakan awal tahun depan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Heru Sunardi membenarkan bahwa PHO (Provisional Hand Over) atau Serah Terima Sementara Pekerjaan Proyek Pembangunan Pasar Legi akan dilakukan pada 30 November besok. Serah terima dilakukan oleh pelaksana proyek ke Kementerian PUPR kemudian akan diserahkan ke Pemkot Solo.
“Selasa besok Pasar Legi sudah serah terima. Setelah itu kami akan mengkalkulasi penbagian kios los termasuk zonasi penempatan. Harapan kami kalau itu sudah selesai baru ke peresmian," ujar Heru, Senin (29/11).
Heru mengemukakan, peresmian pasar belum bisa dilakukan tahun ini mengingat kebijakan PPKM Level 3 yang diterapkan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang. Sehingga harus menunggu hingga awal tahun 2022 mendatang.
“Saat ini kan masih PPKM Level 3. Jadi tidak boleh melakukan pengumpulan massa. Kemungkinan baru tahun depan mengingat ada banyak tahapan yang harus dilakukan sebelum peresmian dilakukan," ucap Heru.
Menurut dia, ada tahapan yang harus dilakukan pasca serah terima. Diantaranya, penerbitan SHP baru untuk ribuan kios dan loas pedagang. Dilanjutkan dengan pembagian kunci kios dan los kepada para pedagang.
Dia menjelaskan, ada 2.110 los dan 316 kios di bangunan pasar yang baru. Usai pembagian kunci, pihaknya akan berkoordinasi dengan pedagang, terkait kesiapan perpindahan. Proses masuknya pedagang ke bangunan baru tidak akan dilakukan bersamaan melainkan disesuailan dengan zonasi atau per blok masing-masing.
“Ini untuk menghindari kerumunan saat pindahan dari pasar darurat ke pasar yang baru. Yang pasti masuknya itu tidak mungkin bersamaan,” katanya.
Pihaknya akan memberikan kesempatan sesuai blok masing-masing agar tidak ada kerumunan saat pindahan.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Legi, Tugiman menambahkan, komunikasi antara pedagang pasar setempat dengan pemerintah kota sudah dilakukan pada 10 November lalu. Pedagang diberi arahan bahwa proses kontruksi pasar baru akan segera rampung dan serah terima akan dilakukan. Setelah semua itu barulah proses penataan pedagang dari pasar darurat ke pasar baru dilakukan.
"Jadi nanti ada pembagian kunci kios dan penerbitan SHP baru, kalau sudah baru pedagang diberi kesempatan untuk masuk," pungkas dia.
Baca juga:
Pasar Buku Kenari Sepi Akibat Pandemi
DKP Kota Tangerang Buka Mini Lab di Dalam Pasar, Ini Keuntungannya bagi Konsumen
Mengunjungi Pasar Grosir Daging Terbesar di Inggris
Bertahan di Tengah Maraknya Lapak Online
Pedagang Pasar Keluhkan Pendapatan Menurun