LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pembangunan Jalan di Daerah Tertinggal Bantu Ciptakan Konektivitas

Percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui peningkatan sarana dan prasarana menjadi salah satu konsen pemerintahan Presiden Jokowi di periode kedua. Salah satu contoh peningkatan sarana dan prasarana yang dimaksud adalah pembangunan akses jalan.

2019-11-05 15:10:28
Jalan
Advertisement

Percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui peningkatan sarana dan prasarana menjadi salah satu konsen pemerintahan Presiden Jokowi di periode kedua. Salah satu contoh peningkatan sarana dan prasarana yang dimaksud adalah pembangunan akses jalan.

Menurut Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT), Samsul Widodo, peningkatan sarana dan prasarana di daerah tertinggal harus berdampak pada produktivitas ekonomi masyarakat. Dia mengatakan, percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui peningkatan sarana dan prasarana diharapkan mampu menciptakan konektivitas yang kuat.

"Tentunya, hal tersebut untuk menurunkan biaya logistik, memperkecil ketimpangan, serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat," katanya, Selasa (5/11).

Advertisement

Direktur Peningkatan Sarana dan Prasarana Ditjen PDT Kementerian Desa dan PDT, Agus Kuncoro mengatakan, sebelum pembangunan jalan strategis dilakukan, masyarakat di daerah tertinggal cenderung mengalami kesulitan menuju lokasi perkebunan atau pusat ekonomi lainnya. Namun demikian, hanya jalan yang tidak berstatus jalan nasional, provinsi atau kabupaten (jalan nonstatus) yang dibantu pembangunannya oleh pihaknya.

"Target pembangunan berubah-ubah, menyesuaikan ketersediaan alokasi anggaran. Tahun Anggaran 2019 ada 19 paket pekerjaan dengan total 35 kilometer. Sedangkan tahun depan, akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran," katanya.

Dia menjelaskan, bantuan jalan tersebut sebagian besar di daerah Indonesia Timur dan Tengah. Seperti, Kabupaten Alor, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat. Dia menegaskan akses jalan sangat penting bagi warga daerah tertinggal. Apalagi sebagian daerah tertinggal menjadikan akses darat sebagai satu-satunya yang bisa digunakan untuk menghubungkan masyarakat menuju pusat-pusat sosial ekonomi.

Advertisement

"Adanya bantuan itu dapat berguna dan bermanfaat bagi daerah tertinggal khususnya untuk mendukung produk unggulan, agar bisa dikembangkan dan dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah tertinggal," katanya.

Baca juga:
Jasa Marga Fokus Kebut Pembangunan 3 Ruas Tol ini Hingga Akhir Tahun
Pemerintah Jepang Dukung Prioritas Program Pembangunan Jokowi
Pengusaha Protes Proyek Infrastruktur Masih Dikuasai BUMN
TMMD ke-106, Secercah Harapan bagi Desa-Desa Terpencil di Jatim
Wamen Wempi Wetipo Minta Dukungan dalam Melaksanakan Perintah Presiden Jokowi

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.