LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemanjat tebing profesional dikerahkan cari korban Sukhoi

Tim SAR terus melakukan berbagai cara untuk mencari korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100.

2012-05-12 16:42:44
sukhoi hilang
Advertisement

Tim SAR terus melakukan berbagai cara untuk mencari korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, Bogor, Rabu (9/5). Salah satunya adalah dengan menerjunkan tim panjat tebing profesional.

"Untuk mengevakuasi korban guna menyusuri tebing sampai dasar lembah, kami juga melibatkan Federasi Panjat Tebing Indonesia. Itu panjat tebing terbaik di Indonesia," kata Komandan Korem 061 Badak Putih (Danrem) dan koordinator posko pusat SAR Kandang Sapi Cijeruk, Kolonel AM Putranto kepada wartawan, Sabtu (12/5).

Menurut Putranto, adanya pemanjat tebing profesional telah membantu tim SAR dalam proses evakuasi. "Ada dua tim mereka juga punya sertifikat panjat skala Internasional. Kami merasa terbantu oleh mereka," ujar dia.

Untuk menuju lokasi jatuhnya pesawat tidak mudah. Diperkirakan, kedalaman lembahnya lebih dari 250 meter.

"Dasar masih dalam, jadi sekitar 500 meteran. Sedangkan tali yang masing-masing kami miliki cuma 250 meteran. Akhirnya tali tambang itu kami sambung untuk mencapai dasar lembah," jelas Putranto.

Memasuki pencarian hari ketiga, tim SAR terus bergantian menuju lokasi jatuhnya pesawat. Mereka saling bergantian mengevakuasi jenazah.

"Tim Fanta 130 orang sudah berangkat tadi habis makan siang ke lokasi pesawat jatuh. Tim Fanta itu untuk membantu sebagian tim Charlie yang masih bertahan di sana. Sebagian tim Charlie sudah turun, sebagian bertahan. Yang bertahan sudah turun ke dasar lembah," terang Putranto.

Hingga sore ini, menurut Putranto, total ada sembilan kantong jenazah yang sudah diterbangkan ke Jakarta. Dua kantong berisi properti milik korban, tujuh kantong berisi potongan tubuh korban.

Sementara vesri Basarnas tercatat ada 10 kantong mayat yang sudah diterbangkan ke Jakarta.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.