Pelaku penembakan di Gandaria City menyesal dan mengaku kalut
Tersangka dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan karena tahanan di Polsek Kebayoran Lama sudah cukup banyak. Kasus ini masih ditangani Polsek Kebayoran Lama. Pelaku penembakan di Gandaria City menyesal dan mengaku kalut
Pelaku penembakan dan penganiayaan terhadap petugas parkir di Gandaria City, Dr dr Anwari, SH, SpKFR, MARS, MH menyesali perbuatannya. Pernyataan itu disampaikan pensiunan dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) itu saat dipindahkan dan dibawa dari Polsek Kebayoran Lama ke Mapolres Jakarta Selatan.
"Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan yang baik. Saya tidak bisa menjawab. Karena sedang kalut. Jelas menyesali perbuatan itu," ucap Anwari di Polres Jaksel, Senin (9/10).
Tersangka dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan karena tahanan di Polsek Kebayoran Lama sudah cukup banyak.
"Di Gandaria City yang dilaksanakan penyidikannya oleh Polsek Metro Kebayoran Lama, di mana hari ini bisa dilakukan apabila memang dirasa Kebayoran Lama sudah cukup banyak tahanannya sehingga kita pindahkan ke Jaksel," kata Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta.
Untuk sementara ini proses penyidikan serta penelusuran barang bukti masih ditangani Polsek Kebayoran Lama. "Sementara untuk membackup, Kebayoran Lama melakukan penyidikan dan penelusuran barang bukti serta masih semua ditangani oleh Polsek Kebayoran Lama," ujarnya.
Diketahui sebelumnya seorang petugas parkir Mall Gandaria City bernama Zuansyah (21) mengalami penganiayaan oleh pria menggunakan mobil dinas TNI, Jumat (6/10) sekira pukul 20.30 WIB. Pria beridentitas Anwari itu melakukan penganiayaan setelah ditagih biaya parkir oleh korban.