Pelaku pencabulan sudah kabur, polisi baru bereaksi
SA mengaku baru dipanggil ke Mapolrestabes Surabaya usai berita soal pencabulan anaknya belum diproses polisi.
SA kecewa dengan lambatnya reaksi petugas Polrestabes Surabaya mengusut kasus korban pencabulan anaknya, HR. Karena telat diproses, pelaku yang telah mencabuli bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu keburu kabur.
"Para tetangga saya sempat marah dan bertanya, kenapa kok belum diproses laporannya? Sementara tersangka sampai saat ini, terus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, tanpa diketahui keberadaannya," kata SA kepada wartawan di Surabaya, Rabu (6/2).
SA mengaku baru dipanggil ke Mapolrestabes Surabaya usai berita soal pencabulan anaknya belum diproses polisi. Dia mengatakan hasil visum terhadap HR, sudah pernah dilakukan saat membuat laporan pertama kali.
"Ya polisi sudah menindaklanjuti laporan saya. Tadi mereka juga sudah mendatangi rumah tersangka," kata dia.
Sebelumnya, Mabes Polri angkat suara soal kasus yang menimpa SA, ibu yang anaknya jadi korban pencabulan tapi malah disuruh cari sendiri pelakunya oleh petugas Polrestabes Surabaya. HR, korban pencabulan masih duduk di bangku sekolah dasar.
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan akan memberikan sanksi kepada petugas polisi yang menyidik kasus pencabulan tersebut.(mdk/ded)