LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pelaku dan motif pembunuhan driver taksi online masih misterius

Pelaku dan motif pembunuhan driver taksi online masih misterius. Untuk mengungkap kasus ini, Polresta Palembang dan Polres Banyuasin membentuk tim gabungan. Hingga saat ini penyidik telah memeriksa empat orang saksi dan menyita sejumlah barang bukti.

2017-08-23 13:21:50
Taksi online
Advertisement

Dua hari setelah mayat pengemudi taksi online, Edward Limba alias Ewa (35) ditemukan, pelaku pembunuhan dan motifnya masih misterius. Untuk mengungkap kasus ini, Polresta Palembang dan Polres Banyuasin membentuk tim gabungan.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengungkapkan, hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung oleh tim gabungan dari dua polres. Tim gabungan dibentuk lantaran lokasi penemuan mayat dan barang bukti terpisah di dua tempat kejadian perkara.

"Sedang bekerja, masih lidik oleh penyidik gabungan dari Polresta Palembang dan Banyuasin. Karena mayat ditemukan di wilayah Banyuasin dan mobil di Palembang," ungkap Wahyu, Rabu (23/8).

Advertisement

Hingga saat ini penyidik telah memeriksa empat orang saksi dan menyita sejumlah barang bukti, diantaranya mobil korban. Dia pun enggan berandai-andai identitas pelaku dan motif pembunuhan.

"Jumlah pelaku belum tahu, motifnya juga. Bisa diketahui jika pelaku sudah ditangkap, yang jelas penyidik sudah memegang petunjuk-petunjuk jadi bahan," kata dia.

Wahyu berjanji akan mengungkap kasus ini sekaligus meringkus pelaku. Dia meminta semua pihak bersabar dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Advertisement

"Kita akan bekerja maksimal, apalagi dari tim gabungan," ucapnya.

Diketahui, warga Desa Lalang, Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas tergeletak di Jalan Peternakan BPTU-HPT, Senin (21/8) malam. Kuat dugaan, mayat itu merupakan korban pembunuhan.

Selang beberapa lama, warga menemukan mobil Avanza warna abu-abu metalik nomor polisi BG 1103 OZ di kawasan Talang Betutu Palembang. Setelah diidentifikasi, ada hubungan antara korban dan mobil yang diduga sengaja dibuang pelaku untuk menghilangkan jejak.

Saat ditemukan, tidak ada identitas yang melekat di tubuh korban. Hanya saja, pakaiannya masih melekat, yakni sandal merek geger, celana pendek, dan kaos hitam. Korban mengalami luka di sekujur tubuhnya dan leher terjerat tali.

Setelah dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Palembang, identitas korban diketahui dari ciri-ciri fisik dan pengakuan keluarga. Korban bernama Edward Limba (35), warga Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Dari keterangan keluarga, korban baru sehari menjadi pengemudi GoCar dan mendapat orderan untuk mengantar penumpang di Jalan Sudirman Palembang menuju Sembawa Banyuasin atau Talang Betutu Palembang. Dia memilih berhenti di perusahaan farmasi di Palembang meski telah bekerja selama 15 tahun.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.