Pekan depan, Menteri Idrus akan luncurkan kartu NKRI
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, penerima kartu tersebut adalah KK miskin yang tercatat dalam basis data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Harapannya, dengan adanya kartu tersebut dapat membantu menanggulangi kebutuhan harian warga miskin di Gorontalo.
Menteri Sosial Idrus Marham akan berkunjung ke Gorontalo untuk meluncurkan kartu bantuan non tunai daerah atau yang disebut Kartu NKRI Peduli pada Senin (5/2) mendatang. Nantinya kartu tersebut akan diberikan kepada 35 ribu kepala keluarga (KK).
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, penerima kartu tersebut adalah KK miskin yang tercatat dalam basis data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Harapannya, dengan adanya kartu tersebut dapat membantu menanggulangi kebutuhan harian warga miskin di Gorontalo.
"Saya sudah menyampaikan undangan kepada Mensos dan beliau akan hadir untuk meluncurkannya pada 5 Februari besok," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (4/2).
Pemanfaatan kartu tersebut sudah diuji coba pada bulan November dan Desember 2017. Saat itu baru 20 ribu orang miskin yang ditanggung. Sebaran penerima bervariasi di setiap kabupaten. Terbanyak di Kabupaten Gorontalo dengan 10.206 KK dengan total anggaran Rp 2.041.200.000, Kabupaten Boalemo 5.082 KK dengan nilai Rp 1.016.400.000.
Sementara di Kabupaten Gorontalo Utara sebanyak 2.810 KK dengan nilai Rp 562.000.000 serta Pohuwato sebanyak 1.902 KK dengan nilai Rp 380.400.000. Sekda Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa mengatakan pemerintah Provinsi telah menggelar rapat persiapan terkait.
Rencananya Idrus Marham akan datang dengan sejumlah agenda di antaranya peluncuran Kartu NKRI, penyerahan bantuan beras sejahtera dan kunjungan ke sejumlah lokasi.
"Ada dua alternatif kedatangan beliau, Tiba jam 06.00 pagi hari Senin dan kembali sore hari langsung ke Makassar. Atau tiba jam 13.00 siang hari Senin, beliau menginap satu malam dan kembali hari Selasa pagi," jelas Winarni.
Untuk memaksimalkan kunjungan kerja tersebut, Sekda meminta kepada semua OPD untuk mempersiapkan segala persiapan yang ada. Kedatangan Mensos akan disambut secara Adat Mopotilolo (menyambut tamu) saat tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo, karena baru pertama kali ia berkunjung ke Gorontalo sebagai pejabat negara.
(mdk/fik)