LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pejabat Negara Jadi Target Pembunuhan, Pengamanan Jokowi Ditingkatkan

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut pengamanan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi ditingkatkan. Hal ini dilakukan setelah terungkapnya rencana pembunuhan terhadap sejumlah pejabat negara saat kerusuhan 22 Mei.

2019-05-28 22:45:00
Demo 22 Mei
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut pengamanan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi ditingkatkan. Hal ini dilakukan setelah terungkapnya rencana pembunuhan terhadap sejumlah pejabat negara saat kerusuhan 22 Mei.

"Pasti lah (pengamanan ditingkatkan). Kita enggak boleh abai," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/5).

Moeldoko mengatakan meskipun tak ada ancaman, pengamanan terhadap Kepala Negara tak boleh kendor. Usai kerusuhan 22 Mei, mantan Panglima TNI itu memastikan Jokowi akan tetap melakukan tugas kepresidenan seperti biasa.

Advertisement

Jokowi, kata dia, akan tetap melakukan kunjungan kerja ke daerah ataupun luar Indonesia. Bahkan, menurut dia, setelah Lebaran nanti kunjungan kerja ke daerah akan banyak dilakukan.

"Iya tetap (normal). Enggak keganggu. Mungkin setelah hari raya meningkat lagi," ujarnya.

Moeldoko mengaku dirinya juga menjadi salah satu target pembunuhan. Dia menuturkan kini mendapat pengamanan ekstra dengan dikawal oleh dua anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Advertisement

"Tadinya saya enggak suka dikawal-kawal gitu, sekarang apa boleh buat karena banyak yang mengingatkan yaudah. Dua orang saja," ucap dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap empat tokoh yang menjadi target pembunuhan saat kerusuhan Jakarta. Tokoh-tokoh tersebut termasuk dari kalangan pejabat.

"Betul (jadi target pembunuhan). Pak Wiranto (Menko Polhukam), Pak Luhut (Menko Kemaritiman), yang ketiga Kepala BIN (Budi Gunawan), keempat Pak Gories Mere," kata Tito di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5).

Dia menyebut ada satu lagi yang menjadi dari target kejahatan tersebut. Namun dia enggan menyebut nama orang yang berasal dari tokoh lembaga survei.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.