Pedagang Pasar Beringharjo Positif Corona Bertambah Jadi 2 Orang
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menerangkan tambahan satu pedagang tersebut berasal dari hasil tracing terhadap kasus sebelumnya. Heroe menerangkan jika Pemkot Yogyakarta melakukan tracing pada kontak erat pedagang Pasar Beringharjo yang dinyatakan positif pada Senin (14/9) lalu.
Pemkot Yogyakarta merilis adanya penambahan satu pasien positif Corona yang merupakan pedagang Pasar Beringharjo. Pedagang ini dinyatakan positif virus Corona pada Sabtu (19/9).
Tambahan satu orang ini membuat jumlah pedagang di Pasar Beringharjo yang positif Corona ada dua orang. Sebelumnya, pada Senin (14/9) Pemkot Yogyakarta melaporkan adanya temuan seorang pedagang Pasar Beringharjo sisi timur yang positif Corona.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menerangkan tambahan satu pedagang tersebut berasal dari hasil tracing terhadap kasus sebelumnya. Heroe menerangkan jika Pemkot Yogyakarta melakukan tracing pada kontak erat pedagang Pasar Beringharjo yang dinyatakan positif pada Senin (14/9) lalu.
"Beringharjo yang tracing ada 18, dan yang di-swab delapan, dan pedagang positif satu (kasus baru). Iya ada dua pedagang (yang positif COVID-19 di Beringharjo)," kata Heroe dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9).
Heroe merinci jika tambahan satu pedagang yang positif ini berjualan di los yang sama dengan pedagang yang lebih dulu dinyatakan positif. Hanya saja, lanjut Heroe karena pedagang itu beralamatkan di Kulon Progo maka penangananya di bawah Dinkes Kulon Progo.
"Dalam satu los dengan kasus awal. Tapi (kasus baru) tinggal di Kulon Progo jadi dimonitor di Kulon Progo," ungkap Heroe.
Heroe menambahkan bahwa dua los yang dipakai pedagang yang dinyatakan positif Corona ini untuk sementara ditutup. Heroe menyebut jika proses sterilisasi di Pasar Beringharjo sudah dilakukan.
"Kondisi los saat ini masih ditutup dan belum dipakai jualan. Setiap hari disemprot disinfektan," papar Heroe.
(mdk/gil)