LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PDIP Dukung UGM Perjuangkan Nobel Perdamaian Untuk NU dan Muhammadiyah

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung langkah pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berupaya memperjuangkan pemberian nobel perdamaian kepada ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

2019-01-30 23:40:34
PDIP
Advertisement

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung langkah pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berupaya memperjuangkan pemberian nobel perdamaian kepada ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan, Bung Karno dalam merancang naskah awal pembukaan UUD 1945 pastinya memperhatikan perjuangan dan semangat dalam melaksanakan ketertiban dunia. Terdiri dari kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial yang merupakan implementasi dari Pancasila.

"Inilah semangat membangun persaudaraan dunia dimana Pancasila hadir sebagai solusi atas jalan tatanan dunia baru tersebut," tutur Hasto dalam keterangannya, Rabu (30/1).

Advertisement

Dasar seluruh filsafat yang membawa kemerdekaan Indonesia dan demi mewujudkan persaudaraan dunia itu, lanjut Hasto, tidak terlepas dari keteledanan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah.

"Kedua organisasi ini menjadi pelopor dalam membangun sintesa yang sempurna antara Islam dan Pancasila, Pancasila dan Islam," jelas dia.

Menurut Hasto, jargon nasionalisme sebagian dari Iman dalam NU menjadikan Pancasila sebagai dasar, jiwa dan kepribadian bangsa sangat diakui. Sebagaimana menyatunya tradisi kebudayaan masyarakat Indonesia, pendidikan pesantren yang unik dan khas nusantara serta mekanisme untuk melakukan musyawarah dalam menghadapi berbagai persoalan mendasar bangsa.

Advertisement

Sama halnya dengan Muhammadiyah yang dengan semangat Islam berkemajuan untuk kemaslahatan umat, berdakwah melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan gerak ekonomi kerakyatan menjadi contoh kemajuan peradaban Indonesia.

"PDI Perjuangan percaya, dengan tradisi keislaman yang membangun watak dan jati diri bangsa, maka pemberian nobel perdamaian tersebut sangat relevan. Mengingat peran Muhammadiyah dan NU dalam mewujudkan Islam yang toleran, damai, dan menjadi inspirasi bagi dunia," tandas Hasto.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Eva Sundari Minta Bawaslu Buktikan Tabloid Pembawa Pesan Dibuat Caleg PDIP
PDIP DKI Minta Bawaslu Tunjuk Hidung Caleg yang Sebar Tabloid Pembawa Pesan
Selain Kampanyekan Mantan Staf, Ahok Jagokan Caleg PDIP Charles Honoris di DKI
Kampanyekan Caleg PDIP, Ahok Cerita Pengalamannya di Penjara
Setelah Indonesia Barokah, Muncul Tabloid Pembawa Pesan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.