LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PBSI: Harusnya KPAI Lihat Audisi PB Djarum dan Tanya Orang Tua Soal Eksploitasi

PBSI menilai, sebaiknya KPAI melihat secara langsung audisi beasiswa tersebut sebelum mengeluarkan tuntutan dan rekomendasi. KPAI juga bisa berinteraksi dengan peserta audisi dan orang tua mengenai polemik eksploitasi.

2019-09-08 18:26:51
PB Djarum
Advertisement

Bakti Olahraga Djarum Foundation memutuskan menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang digelar PB Djarum mulai 2020. Keputusan ini diambil sebagai langkah mereduksi polemik yang mencuat belakangan ini. KPAI menuding Djarum Foundation melakukan eksploitasi anak dengan penyematan logo merek rokok di seragam yang dikenakan anak-anak peserta audisi.

Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyayangkan polemik yang berakhir dengan keputusan Djarum menyetop audisi beasiswa untuk menjaring calon atlet nasional. Dia menilai, sebaiknya KPAI melihat secara langsung audisi beasiswa tersebut sebelum mengeluarkan tuntutan dan rekomendasi. KPAI juga bisa berinteraksi dengan peserta audisi dan orang tua mengenai polemik eksploitasi.

"Saya malah berharap KPAI sebelum keluarkan tuntutan itu datang saja ke audisinya. Lihat boleh tanya ke orang tua ke peserta apa mereka merasa tereksploitasi? Apakah mereka merasa digunakan seperti itu?" ujar Sekretaris PB PBSI Achmad Budiarto kepada merdeka.com, Minggu (8/9).

Advertisement

PBSI menilai wajar jika akhirnya Djarum memutuskan menghentikan audisi tahun depan. Seolah usaha mereka selama ini tidak mendapat dukungan penuh. Justru dinilai mengeksploitasi anak-anak.

"Djarum kita bisa pahami kekecewaannya. Keluar biaya, usaha, tenaga, tapi digitukan. Kita pahami. Kita lagi coba dinginkan suasana. kita juga imbau pihak berkompeten di sini dan rekan KPAI bisa pahami dan mengerti," katanya.

Dia memuji peran PB Djarum terhadap kemajuan dan prestasi bulu tangkis Indonesia. Atlet berbakat dan juara dunia lahir dari tempaan markas PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Sebut saja Liem Swie King, Christian Hadinata, Alan Budikusuma, Haryanto Arbi, Kevin Sanjaya, Liliyana Natsir, hingga Tantowi Ahmad dan lainnya.

Advertisement

"Kita tahu kontribusinya seperti apa. Makanya ini jadi suatu dilematis, ironis dan tragis," ucapnya.

Meski sudah mengeluarkan keputusan penghentian audisi, PB Djarum diharap tetap konsisten dan berkontribusi terhadap kemajuan bulutangkis nasional.

"Tanpa mereka, sulit. Kemarin (Olimpiade Brasil), muka kita terselamatkan oleh siapa? itu karena Butet dan Tantowi. Mereka kan dari PB Djarum," tegasnya.

Untuk diketahui, Bakti Olahraga Djarum Foundation memutuskan menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang digelar PB Djarum mulai 2020. Keputusan ini diambil sebagai langkah mereduksi polemik yang mencuat belakangan ini.

Sejak 2006, Bakti Olahraga Djarum Foundation tak berhenti menjaring calon bintang bulutangkis masa depan, lewat Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis. Namun, perhelatan pada 2019 ini akan menjadi audisi terakhir.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, dalam acara konferensi pers, di Hotel Aston, Purwokerto, Sabtu (7/9). Acara tersebut dilaksanakan menjelang rangkaian kedua audisi umum tahun ini, yang diselenggarakan mulai Minggu (8/9) hingga Selasa (10/9), di GOR Satria, Purwokerto.

"Sesuai dengan permintaan pihak terkait, pada audisi kali ini kita menurunkan semua brand PB Djarum. Pihak PB Djarum sadar untuk mereduksi polemik itu kami menurunkannya," kata Yoppy.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Adakah Unsur Eksploitasi Anak dalam Audisi Bulutangkis PB Djarum? Klik disini

Baca juga:
Ini Moment Lima Atlet Jebolan PB Djarum Harumkan Indonesia
Cari Jalan Tengah, Erick Thohir Akan Panggil KPAI dan PB Djarum
Liliyana Sedih Audisi Beasiswa Djarum Disetop, Masih Asa Indonesia Juara Dunia?
PBSI soal PB Djarum Setop Audisi: Tragis, Aktivitas Positif Justru Dihambat
Saat Audisi Cetak Atlet Direcoki Hal yang Tak Berhubungan Dengan Sportivitas

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.