PBI Banten Ajak Perempuan Lestarikan Kebaya Banten sebagai Identitas Bangsa di Hari Kartini 2026
Organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Banten mengajak seluruh perempuan untuk terus melestarikan Kebaya Banten sebagai identitas budaya bangsa, sekaligus meningkatkan derajat perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan.
Organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten mengajak kaum perempuan untuk aktif melestarikan kebaya sebagai identitas budaya bangsa. Ajakan ini disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026 yang berlangsung meriah di Serang, Banten.
Kegiatan ini bertujuan ganda, yakni untuk menjaga warisan leluhur dan sekaligus memperjuangkan peningkatan derajat perempuan Indonesia. Inisiatif ini mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga kesejahteraan.
Ketua Umum PBI Provinsi Banten, Ratu Ina Nurul Ainayah, menegaskan bahwa penggunaan kebaya bukan sekadar tren busana semata. Melainkan, ini adalah wujud nyata dari upaya kolektif untuk penguatan nilai budaya bangsa secara berkelanjutan.
Kebaya sebagai Simbol Perjuangan dan Kebanggaan Nasional
Ratu Ina Nurul Ainayah menekankan pentingnya kebaya sebagai warisan leluhur yang harus terus dijaga keberadaannya. Menurutnya, kebaya adalah simbol kebanggaan nasional yang merefleksikan kekayaan budaya Indonesia.
PBI Banten secara khusus mengajak perempuan di wilayah Banten untuk menunjukkan kecintaan terhadap tanah air melalui busana ini. Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk terus menginspirasi perempuan agar berdaya dan berkontribusi.
"Kegiatan ini kami gelar untuk memperjuangkan dan meningkatkan derajat perempuan Indonesia, baik dari sisi pendidikan, kesejahteraan, maupun penguatan nilai budaya bangsa," ujar Ina di sela Festival Kebaya Hari Kartini yang berlangsung di Mall of Serang.
Melalui acara ini, PBI Banten berharap kesadaran akan pentingnya melestarikan Kebaya Banten semakin meningkat di kalangan masyarakat luas. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.
Dukungan Penuh untuk Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, turut memberikan apresiasi tinggi atas parade budaya yang digelar. Acara ini berlangsung di pusat perbelanjaan dan menarik perhatian banyak pengunjung.
Tinawati menilai bahwa parade ini merupakan bentuk penghormatan nyata terhadap perjuangan Kartini yang telah menginspirasi banyak perempuan. Ini juga menjadi wujud nyata dari pelestarian budaya lokal.
"Parade budaya ini sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia. Mari kita terus bergerak bersama memperkuat peran perempuan dalam pembangunan dengan tetap menjunjung kearifan lokal," tutur Tinawati.
Kegiatan bertema “Perempuan Kreatif sebagai Pilar Bangsa” ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga hingga anak-anak. Partisipasi inklusif ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam melestarikan budaya.
Para peserta festival melakukan parade mengelilingi area pertokoan Mall of Serang. Aksi ini bertujuan untuk memberikan edukasi budaya secara inklusif kepada para pengunjung mal.
Melalui momentum peringatan Hari Kartini ini, TP PKK dan PBI Banten berharap semangat juang Kartini dapat terus menginspirasi perempuan. Tujuannya adalah agar perempuan di Banten menjadi pribadi yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
Sumber: AntaraNews