Patrialis curhat soal batu bara di Mabes Polri
"PT Bukit Asam luasnya cukup besar sekitar 90.000 lintas wilayah, perlu pengamanan dari kepolisian," ujar Pat
Mantan Menkum HAM yang kini menjabat sebagai komisaris PT Bukit Asam, Patrialis Akbar mengunjungi Mabes Polri. Kedatangan Patrialis untuk meminta dukungan moril terhadap perusahaan batu bara yang dipimpinnya.
"PT Bukit Asam sebagai objek nasional, luasnya cukup besar sekitar 90.000 lintas wilayah perlu pengamanan dari kepolisian. Alhamdulillah beliau mendukung" ujar Patrialis Akbar didampingi staf pimpinan PT BA, Senin (2/7).
Selepas dari Mabes Polri rencananya Patrialis akan ke KPK melaporkan kasus bupati. "Izin usaha pertambangan (IUP) yang kita laporkan mantan Bupati Lahat yang membagikan IUP PT Bukit Asam kepada swasta. Kemudian menyangkut Bukit Asam sebagai aset negara, kami laporkan ke KPK. Kerugian indikasi perlu dihitung lagi. Tahun 2007 sebesar 20 triliun di satu kabupaten" katanya.
Sebelumnya, Bupati Lahat Harunata pada 2003-2008 diduga melakukan tindak korupsi terorganisasi dengan mengalihkan izin eksplotasi ke 34 perusahaan swasta. Padahal hak utama untuk melakukan eksploitasi ada pada PT. Bukit Asam sebagai BUMN.(mdk/mus)