Paslon kalah dari kotak kosong, Mendagri tunggu real count Pilwalkot Makassar
Sehingga, dia juga masih enggan berkomentar bila nantinya pesta demokrasi di Makassar dimenangkan oleh kotak kosong. "Tunggu dari KPU dulu, hasil fixnya kan belum tahu kita," tutup Tjahjo.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau real count di Pilkada Makassar. Sebab berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei untuk pemilihan Wali kota Makassar, pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) mengalami kekalahan dari kotak kosong.
"Kami menunggu penghitungan resmi dari KPU dulu, masih quick count," katanya di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (29/6).
Sehingga, dia juga masih enggan berkomentar bila nantinya pesta demokrasi di Makassar dimenangkan oleh kotak kosong. "Tunggu dari KPU dulu, hasil fixnya kan belum tahu kita," tutup Tjahjo.
Sebelumnya, Pj Gubernur Sulawesi Selatan Soemarsono membenarkan adanya suara terbanyak diperoleh kotak kosong. Meski demikian, harus tetap menunggu hasil resmi KPU.
"Iya benar (kotak kosong unggul). Makassar saya kira hampir dipastikan kolom kosong menang. Cuma angka pastinya harus masih nunggu KPU. Di atas 50 persen, ini atas dasar hitung cepat," ucap Soemarsono, saat dikonfirmasi, Rabu (27/6).
Dia menuturkan, jika hasilnya kotak kosong resmi memenangkan Pemilu. Maka, Pilkada akan diulang. "Ini berikan indikasi bahwa Pilkada Makassar harus diulang pada 2020," tandas pria yang akrab disapa Soni ini.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Massa Paslon Appi-Cicu ribut di kantor Kecamatan Tamalanrea Makassar
Hitung cepat sementara KPU, kotak kosong masih unggul di Pilwalkot Makassar
Klaim menang Pilwalkot Makassar, pendukung Munafri-Dewi konvoi
Deretan kejadian yang menarik perhatian masyarakat pada Pilkada 2018
Ini reaksi JK kotak kosong menang di Pilwalkot Makassar