LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasien yang Sembuh dari Virus Corona Tidak Menutup Kemungkinan Tertular Kembali

Juru Bicara pemerintah untuk penangan virus Corona, Achmad Yurianto mengingatkan, tidak menutup kemungkinan pasien yang sembuh atau negatif virus corona (COVID-19) akan tertular kembali.

2020-03-08 15:38:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Data pemerintah menunjukkan, jumlah pasien suspect virus corona (Covid-19) bertambah dari 11 menjadi 23 orang. Data tersebut per hari ini, Minggu (8/3). Ini diketahui usai dilakukan pemeriksaan terhadap 620 spesimen dari dari 25 provinsi. Sebelumnya pada Jumat (6/3) pasien yang suspect Corona 11 orang.

Pemerintah terus melakukan pemeriksaan laboratorium. Bisa lebih dari tujuh kali pemeriksaan lab. Jika hasilnya menunjukkan tanda-tanda membaik, tidak menutup kemungkinan pasien akan dipulangkan.

Hanya saja, Juru Bicara pemerintah untuk penangan virus Corona, Achmad Yurianto mengingatkan, tidak menutup kemungkinan pasien yang sembuh atau negatif virus corona (COVID-19) akan tertular kembali.

Advertisement

"Tidak ada satu jaminan dia ketularan lagi. Bisa saja ketularan lagi, menjadi sakit lagi. Tidak ada laporan bahwa yang sudah sembuh, kambuh. Yang ada, yang sudah sembuh sakit lagi, karena ketularan lagi," ungkap Yuri di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).

Dia menjelaskan, pasien tersebut bukan terkena penyakit kembali tetapi tertular. Karena itu, masyarakat tetap harus berhati-hati. Apalagi penyakit ini pada awalnya tidak menunjukkan gejala yang berat. Bahkan gejalanya hanya batuk hingga bersin.

"Oleh sebab itu, kita meminta kewaspadaan yang penting," kata Yuri.

Advertisement

Yuri menjelaskan jika pasien suspect negatif dan sudah dipulangkan, mereka akan kembali diisolasi di rumah masing-masing selama 14 hari. Mereka akan menggunakan masker dan mengurangi kontak langsung dengan keluarga.

"Setelah boleh pulang nanti agar selama 14 hari di rumah menggunakan masker, mengurangi kontak dekat dengan keluarganya, dan kemudian diharapkan sementara tidak kemana-mana dulu," kata Yuri.

Meski di rumah, mereka akan diawasi tim medis selama 14 hari. Jika hasil medis sudah selesai, mereka akan selesai dalam tahap isolasi.

"Kemudian akan dipantau oleh Dinas Kesehatan setempat oleh puskesmas setempat, kesehatannya, setiap hari sampai dengan hari ke-14. Kalau semuanya baik, maka sudah seluruhnya tidak bermasalah, bisa bersosialisasi seperti biasa," ungkap Yuri.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.