LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasien miskin anak pemulung ditolak berobat di RSUD Purwokerto

Bahkan sejak anaknya sakit tanpa diketahui penyebabnya tersebut, Satim jadi tidak bisa memulung.

2015-12-14 01:02:00
Rumah Sakit Tolak Pasien Miskin
Advertisement

Kisah warga miskin yang ditolak rumah sakit pemerintah, hingga kini masih terjadi. Kali ini menimpa seorang anak, Deva (10). Bocah kelas 3 SD Negeri 2 Karangwangkal, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah ini ditolak saat akan berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo, Sabtu (12/12).

Ibu Deva, Ratini mengatakan saat akan berobat di RSUD Margono Soekarjo mendapat penolakan dari rumah sakit milik pemerintah tersebut. "Kemarin, saya sudah mencoba ke Rumah Sakit Margono pakai Jamkesmas, ditolak. Katanya, harus pakai yang rawat umum, harus bayar. Padahal, saya nggak punya biaya," ujar Ratini yang sehari-hari hanya menjadi ibu rumah tangga, Minggu (13/12).

Selama di rumah sakit, dia mengaku diputar-putar saja dari satu poli ke poli lainnya. Akhirnya, dia disuruh pulang. "Saya bingung mau bagaimana lagi, karena kondisi anak saya sakit tidak bisa jalan, nggak bisa ngomong, juga nggak bisa duduk," ungkapnya kecewa.

Satim, suami Ratini mengatakan, selama ini keluarganya hanya bergantung dari hasilnya bekerja sebagai pemulung. Bahkan sejak anaknya sakit tanpa diketahui penyebabnya tersebut, dia jadi tidak bisa bekerja.

"Kalau seperti ini, saya tidak tega melihat anak dan istri saya. Padahal biasanya saya berangkat mulung pukul 06.00 WIB dan pulang malam. Tetapi sekarang saya nggak bisa berangkat. Tidak tega melihat anak dan istri saya," ujarnya berkaca-kaca.

Dia mengemukakan, saat ini untuk menyambung hidupnya, mau tak mau mengemis kepada warga sekitar. Meski dirasa menjadi beban bagi lingkungan, namun Satim mengaku tidak bisa lagi bagaimana meminta tolong.

"Saya tadi malam, setelah azan maghrib pergi meminta-minta ke rumah orang buat makan hari ini. Ada yang ngasih buat makan, yang penting biar anak bisa makan. Soalnya, kalau mulung pikiran saya nggak tenang karena kondisi anak dan istri saya," ucapnya.

Baca juga:
Kisah miris Deva, anak pemulung yang ditolak di RSUD Margono
Sempat ditolak, Deva akhirnya dijemput ambulans ke RSUD Margono
RSUD Margono akui ada kesalahan komunikasi soal pasien miskin
Menengok rumah pasien miskin yang sempat ditolak RS Margono Soekarjo

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.