LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasien Dalam Pengawasan Meninggal di Balikpapan Negatif Covid-19

PDP warga Balikpapan itu adalah seorang perempuan berusia 35 tahun, merupakan pasien rujukan dari RS Tentara di Balikpapan, ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

2020-04-02 19:34:08
Covid-19
Advertisement

Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease (Covid-19) yang meninggal di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (1/4) malam lalu, dipastikan tidak terjangkit Covid-19.

PDP warga Balikpapan itu adalah seorang perempuan berusia 74 tahun, merupakan pasien rujukan dari RS Tentara di Balikpapan, ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Saat masuk di RS Tentara, pasien bersangkutan bergejala mirip Covid-19 berupa batuk, demam, dan gambaran pneumonia. Sore hari sebelum dia meninggal, Dinkes Balikpapan mengirimkan specimen swab ke laboratorium di Surabaya.

Advertisement

"Hari ini hasil laboratorium pasien bersangkutan keluar dan terkonfirmasi negatif. Jadi, pasien meninggal, hasil lab-nya kita terima hari ini, negatif," kata Plt Kadinkes Kaltim Andi M Ishak, saat konferensi pers melalui daring bersama media di Samarinda, Kamis (2/4).

Andi menjelaskan, sampai saat ini, tim Dinkes kabupaten dan kota di Kaltim, terus melakukan penelusuran peserta Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan. Sementara ini, hasilnya mencapai 587 orang. Di mana, 143 di antaranya berstatus orang dalam pemantauan.

"Untuk PDP jadi 4 orang, dan 8 orang lagi adalah OTG (Orang Tanpa Gejala)," sebut Ishak.

Advertisement

Masih dijelaskan Ishak, hari ini terjadi penambahan 15 kasus PDP, dengan penambahan terbanyak ada di Kabupaten Kutai Kartanegara 8 kasus, disusul Balikpapan 4 kasus. Serta Samarinda, Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) masing-masing 1 kasus.

"Satu kasus PDP baru di PPU, dari klaster Gowa. Keluhan batuk, dan ada pneumonia. Semua PDP di Kaltim, dirawat di rumah sakit," tegas Ishak.

Dalam kesempatan itu, Ishak juga menyampaikan, di Kaltim, sampai hari ini ada 2.571 ODP, dan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium 51 orang. "Untuk kasus terkonfirmasi positif ada 21 kasus, dimana 1 orang meninggal dunia," tandasnya.

Baca juga:
Doni Monardo: Gotong Royong Penting Melawan Corona
DPR Anggap Wajar Penolakan Rakyat Soal Pembahasan RUU Kontroversial Saat Wabah Corona
Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Ikan Asal Sumsel Naik Drastis
Pasien Dalam Pengawasan Meninggal di Balikpapan Negatif Covid-19
Jam Terbang dan Gaji Pilot Dipotong Akibat Pandemi Virus Corona

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.