LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasien Covid-19 di Sumsel Tambah 50 Orang, Warga Diminta Tetap Berada di Rumah

Jumlah pasien Covid-19 di Sumatera Selatan hari ini kembali bertambah sebanyak 50 orang sehingga total 2.255 kasus.

2020-07-06 02:00:00
Covid-19
Advertisement

Jumlah pasien Covid-19 di Sumatera Selatan hari ini kembali bertambah sebanyak 50 orang sehingga total 2.255 kasus. Warga diminta tetap berada di rumah selama masa pandemi karena menjadi kunci pencegahan penularan.

Sebaran tambahan pasien terkonfirmasi positif baru di antaranya 36 asal Palembang, Musi Banyuasin 10 orang, serta Muara Enim dan Banyuasin masing-masing 2 orang. Pasien sembuh bertambah 22 orang dengan rincian 9 pasien asal Palembang, Banyuasin 3 orang, Ogan Komering Ilir 1 orang, Musi Banyuasin 1 orang, Ogan Ilir 1 orang dan luar Sumsel sebanyak 2 orang. Sementara kasus kematian 1 orang asal Muara Enim.

"Hari ini disimpulkan terkonfirmasi positif baru 50 orang menjadi 2.255 orang, sembuh 22 orang menjadi 1.165 orang, 1 kasus kematian menjadi 105 orang, dan kasus aktif sebanyak 981 pasien," ungkap juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Iche Andriyani Liberty, Minggu (5/7).

Advertisement

Dengan semakin bertambahnya kasus positif, dia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan mencegah keramaian. Dari informasi yang diterimanya, transmisi penyebaran Covid-19 di Hongkong dan Amerika Serikat menurun signifikan sebesar 49 persen setelah warganya konsisten berada di rumah.

"Bagi masyarakat yang kerja di rumah dan anak-anak belajar di rumah, tetap stay at home, di rumah saja. Saat di luar harus menerapkan protokol kesehatan supaya aman Covid-19 tapi tetap produktif," ujarnya.

Dari pengamatannya, pakar epidemologi itu menyebutkan, sejak 27 Juni 2020 terjadi penurunan aktivitas warga di luar rumah. Semisal di pusat perbelanjaan dan tempat wisata turun 43 persen serta bekerja di kantor turun 14 persen. Hal itu menunjukkan warga Sumsel kembali disiplin dan mengikuti arahan pemerintah meski tak lagi diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Advertisement

"Warga Sumsel tetap waspada dengan Covid-19, itu harus dipertahankan," kata dia.

Kabupaten Banyuasin Zona Merah

Penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, membuat daerah itu ditetapkan sebagai zona merah sejak 28 Juni 2020. Hal ini berdasarkan perhitungan indikator kesehatan masyarakat di saat pandemi.

"Banyuasin sudah masuk zona merah, angka penambahan kasus positif cukup signifikan, terjadi lonjakan," ungkap Iche.

Menurut dia, banyaknya warga Banyuasin terjangkit virus itu lantaran letak geografisnya berada berdekatan dengan Palembang. Mobilitas orang dari dan menuju kedua daerah itu sangat tinggi sehingga rentan terjadi penularan.

"Inilah indikasinya, ada pengaruh mobilisasi karena geografisnya dekat dengan Palembang," kata dia.

Sementara Palembang sendiri, kata dia, hingga saat ini masih berstatus zona merah. Bahkan penambahan kasus terkonfirmasi positif setiap hari di kota itu terbanyak dari daerah lain dan jumlahnya lebih dari separuh total kasus positif di Sumsel.

"Rekomendasi kami kepada masyarakat Palembang dan Sumsel tetap disiplin, semua orang hindari tempat kerumunan, jaga jarak dan teratur cuci tangan," pungkasnya.

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.