Pascagempa, anak-anak dan kaum ibu di Sapudi diberikan trauma healing
Kegiatan yang dipimpin langsung Biro SDM Polda Jawa Timur di bawah AKBP Said Rivai dan dibantu delapan personelnya sudah melakukan kegiatan sejak Sabtu (13/10) lalu.
Polda Jawa Timur mengirim tim psikolog memberikan pendampingan bagi anak-anak korban gempa di Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura. Selain anak-anak, ibu-ibu yang mengalami trauma juga mendapatkan psikoedukasi.
"Tim ini sudah melakukan observasi secara umum. Juga sudah mengidentifikasi masalah psikis para korban," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Magera, Senin (15/10).
Barung menjelaskan, kegiatan yang dipimpin langsung Biro SDM Polda Jawa Timur di bawah AKBP Said Rivai dan dibantu delapan personelnya sudah melakukan kegiatan sejak Sabtu (13/10) lalu.
"Giat PFA (Psikological First Aid) atau pendampingan psikologis dan trauma healing terhadap para korban gempa di Pulau Sapudi ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai," kata Barung.
Seperti diketahui, pada Kamis (11/10) dini hari lalu, wilayah Jawa Timur hingga Bali, sempat diguncang gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR). Khusus di Kepulauan Sapudi, akibat bencana tersebut, tiga orang me ninggal dunia, tujuh orang luka, dan 25 rumah rusak.
Saat Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol M Iqbal mengunjungi tenda-tenda pengungsian di Kepulauan Sapudi, para korban sempat berkeluh kesah dan menangis di hadapan mantan Kapolrestabes Surabaya tersebut.
"Dari dialog yang kami lakukan, saya pesan agar para korban gempa bisa lebih sabar dan tawakal menerima cobaan dari Allah SWT," jelas Iqbal.
Baca juga:
Polisi tangkap 12 dari 14 penyebar hoaks terkait bencana
Cerita Damkar evakuasi pengunjung Festival Palu Nomoni dari tsunami
Belum ada laporan kerusakan akibat gempa 5,2 SR di Lebak
Temui korban gempa di Sapudi, Wakapolda Jatim dicurhati dengan tangis
Gempa Bitung akibat subduksi lempeng laut Maluku
Kawasan Dieng Banjarnegara diguncang gempa, warga diimbau tenang
Gempa 5,6 SR guncang Bitung hingga Manado