Pascabanjir, warga Jakarta mulai terserang penyakit
"Warga yang paling banyak berobat terdapat di Pesanggrahan dengan jumlah 248 orang," ujar Kasudin Kesehatan Jaksel.
Banjir yang melanda Jakarta Senin dan Selasa lalu mulai menyebabkan penyakit di kalangan warga. Sebanyak 611 warga korban banjir tercatat berobat di posko-posko kesehatan yang didirikan di sejumlah wilayah.
"Dari data kecamatan yang hampir rata terkena banjir. Warga yang paling banyak berobat terdapat di Pesanggrahan dengan jumlah 248 orang," ujar Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, Kurnianto Amien, di Jakarta, Kamis (5/4).
Kurnianto menambahkan selain di Kecamatan Pesanggrahan, warga yang banyak berobat juga terdapat di Kecamatan Pasar Minggu dan Cilandak.
"Untuk urutan kedua di Kecamatan Pasar Minggu sebanyak 210 orang dan Kecamatan Cilandak 128 orang," ujarnya.
Dia menjelaskan kebanyakan warga yang berobat terserang penyakit infeksi pernafasan, batuk serta serta flu. Selain itu beberapa warga juga mengalami gatal-gatal akibat genangan air tersebut.
"Kebanyakan warga mengidap infeksi saluran pernapasan akut, seperti batuk, dan pilek. Dan yang lainnya terkena gatal-gatal," tambahnya.
Seperti diberitakan, banjir melanda wilayah Jakarta Selatan sejak Senin (2/4) malam. Wilayah yang terendam banjir yaitu Pondok Labu, Pesanggrahan, Cilandak, Cipulir dan juga Petogogan. Sejak kemarin air sudah mulai surut dan aktivitas warga pun sudah mulai normal.(mdk/ren)