Pasca teror Jakarta, Bandara Sultan Hasanuddin siaga satu
Jumlah aparat juga ditambah lima kali lipat.
Pasca aksi teror di Jakarta, sistem pengamanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ditetapkan siaga. Penambahan personel keamanan dilakukan.
Kapolsek Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Iptu Muhammad Djafar yang dikonfirmasi mengatakan, sistem pengamanan siaga satu atas instruksi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Tindak lanjutnya adalah melakukan pemeriksaan kendaraan roda empat akan masuk ke area terminal dan parkir bandara.
Pemeriksaan dalam bandara Makassar digelar bersama Aviation Security (Avsec) bandara, satuan Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU/ Brigade Lanud Hasanuddin), dan personel Sabhara Polres Maros, serta Polsek Bandara.
"Sementara hasil pemeriksaan sore tadi masih kondusif aman terkendali," kata Djafar, Kamis (14/1).
Ditambahkan Djafar, selain pengetatan pemeriksaan orang, tiap barang bawaan, serta titik-titik rawan dalam kawasan bandara, juga dilakukan penambahan personel pengamanan. Sebelumnya hari biasa hanya dijaga 10 sampai 15 polisi. Mulai besok jumlah aparat naik lima kali lipat.
"Bukan hanya di bandara, edaran Kapolri menyebutkan Makassar siaga satu," tutup Djafar.(mdk/ary)