Pasca ledakan di Tanah Abang, aktivitas warga berjalan normal
Polisi masih berjaga di lokasi.
Sebuah mercon banting meledak di Jl Jatibunder, Tanah Abang, Jakarta, Rabu sore kemarin. Peristiwa itu tak mengganggu aktivitas warga hari ini, meski warga sekitar mengakui ada rasa was-was takut ada ledakan berikutnya.
"Ada rasa was-was. Tapi ya beginilah. Kami tetap seperti biasa," ujar Hasmawati (36), warga di sekitar lokasi ledakan ketika ditemui merdeka.com, Kamis (9/4).
Menurut Hasmawati, dia dan warga sekitar masih tak percaya bagaimana bisa di rumah kosong itu ada bahan peledak. Sebab, saban hari anak-anak bermain di sana dan dijadikan tempat hajatan tak melihat ada hal mencurigakan.
"Saya dan warga heran kenapa ada ledakan, soalnya tiap sore anak-anak main di sana. Tempat itu biasa kami pakai untuk hajatan. Saya jadi heran sendiri, ada apa sebenarnya," lanjut Hasmawati.
Pantauan merdeka.com, beberapa petugas kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar lokasi ledakan yang diberi garis polisi. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas melarang warga untuk masuk. Warga dan awak media sendiri hanya boleh memantau dari pagar yang dikunci.
Salah satu petugas yang tidak menyebut namanya, menerangkan jika pengamanan tidak akan meningkat. Mereka tetap berjaga sampai dibuktikan kebenaran penyebab ledakan dari hasil olah TKP.
Baca juga:
Olah TKP di Tanah Abang selesai, polisi angkut kaleng cat
H Lulung janji berikan bantuan ke korban ledakan di Tanah Abang
Suro, korban terparah ledakan di Tanah Abang dipindah ke RS Polri
Lokasi ledakan di Tanah Abang sering jadi tempat ngaji dan nongkrong
Tim Puslabfor olah TKP ledakan mercon di Tanah Abang
Polisi selidiki temuan serbuk dan paku dari ledakan di Tanah Abang
Kapolda Metro belum bisa pastikan ledakan di Tanah Abang itu bom