Pasca-gempa Nepal, 16 WNI masih belum bisa dikontak
"Total 48 orang sudah dapat dikontak dalam kondisi selamat," kata Menlu.
Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Marsudi, memaparkan dari 19 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Nepal, 13 orang sudah bisa dikontak dan dinyatakan selamat dari gempa berkekuatan 7,9 SR yang mengguncang negeri atap dunia itu pada Sabtu (25/4) lalu.
"Update kondisi warga negara kita yang berada di Nepal, total yang sudah masuk data dari 76 ribu orang yang tinggal di sana, 19 orang warga Indonesia. Dan dari 19 itu sudah 13 orang yang bisa dikontak dan sudah dipastikan mereka dalam kondisi selamat," ujar Retno di Jakarta, Rabu (29/4).
Retno yang ditemui di lobi Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, ini mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus mencoba menyelamatkan WNI lainnya yang memang saat ini masih berada di Nepal.
"Selain itu, terdapat 57 WNI yang saat itu melakukan perjalanan ke Nepal, dan beberapa sudah dipastikan selamat," ucapnya.
Retno memaparkan mereka terdiri dari 57 orang, dengan 35 orang sudah bisa dikontak dan dalam kondisi selamat. Sementara, lanjut dia, 10 orang belum dapat kita dikontak, dan 12 lainnya sudah berada di luar Nepal dalam kondisi selamat.
"Dengan demikian kalau kita melihat jumlah perhitungan tersebut, maka total 48 orang sudah dapat dikontak dalam kondisi selamat. 16 Orang belum dapat dikontak dan 12 lainnya saat ini sudah berada di luar Nepal dalam kondisi selamat," tutupnya.
Baca juga:
Jumlah WNI terus bertambah, 12 orang berhasil keluar dari Nepal
Jumlah WNI terus bertambah, 12 orang berhasil keluar dari Nepal
80 Jam terkubur reruntuhan gedung, pria ini selamat dari Gempa Nepal
80 Jam terkubur reruntuhan gedung, pria ini selamat dari Gempa Nepal
Duka keluarga korban gempa di Nepal kremasi kerabat yang tewas