Pasca digeruduk kubu Agung Laksono, ruang Fraksi Golkar tampak sepi
Tak terlihat aktivitas anggota DPR dari kubu Agung Laksono maupun kubu Ical di ruang fraksi.
Pasca insiden dobrak salah satu pintu yang dilakukan Golkar kubu Agung Laksono kemarin, kini ruang fraksi Golkar tampak sepi. Tidak ada penjagaan yang berlebih dan tidak terlihat aktivitas anggota DPR seperti hari biasanya.
Pantauan merdeka.com, Selasa (31/3), hanya ada 2 Pengamanan Dalam (Pamdal) yang memang biasa berjaga di ruang yang terletak di lantai 12 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan itu. Menurut salah satu Pamdal, penjagaan memang dikurangi, tidak ketat seperti kemarin.
"Penjagaan memang dikurangkan," kata salah satu Pamdal, Selasa (31/3).
Tak terlihat pula anggota maupun pimpinan fraksi dari Kubu Aburizal Bakrie atau kubu Agung Laksono yang ngantor ke ruang fraksi partai beringin ini.
Seperti diketahui, kemarin Yorrys Raweyai bersama anggota dewan yang berada di Kubu Agung melakukan pendongkelan kunci di pintu yang menjadi akses masuk ke ruang rapat fraksi dan ruang pimpinan fraksi. Mereka memaksa masuk agar dapat bertemu dengan pimpinan Fraksi Golkar kubu Ical, Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon akhirnya datang untuk melakukan mediasi terhadap dua kubu. Akhirnya kedua kubu sepakat berdamai dan menyerahkan perihal pergantian fraksi ke pimpinan DPR untuk dibawa ke rapat paripurna pada Kamis (2/4).
Baca juga:
Yorrys dkk mengamuk, kubu Ical ngumpet sampai telepon Wakapolri
Pimpinan DPR akan rapat bahas pergantian struktur Fraksi Golkar
Fadli Zon larang kedua kubu Golkar saling kunci ruangan fraksi
Ini hasil mediasi loyalis Ical vs kubu Agung Laksono berebut fraksi
Yorrys cs dobrak fraksi Golkar, Kapolda sebut tak ada tindak pidana