Pasca bom di Solo, Kapolri tambah kekuatan polisi berpakaian preman
Kapolri meminta masyarakat tidak takut dan cemas, tetap merayakan hari Lebaran dengan bahagia.
Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menjamin perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H tetap aman dan terkendali meski sempat diguncang aksi bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Selasa (5/7) pagi. Kapolri meyakini keamanan tetap terjaga di malam takbiran maupun salat Id.
Kapolri berjanji meningkatkan pengamanan untuk antisipasi terhadap berbagai aksi yang berpotensi mengganggu keamanan nasional.
"Kita kan sudah siaga dari kemarin. Selama pengamanan Lebaran ini kita sudah siaga. Pengamanan kita tingkatkan, penambahan personel kita lakukan khususnya untuk yang berpakaian preman," ujar Kapolri Badrodin di Solo, Selasa (5/7).
Untuk itu Kapolri meminta masyarakat tidak takut dan cemas, tetap merayakan hari Lebaran dengan bahagia. "Masyarakat saya harap tenang terhadap kejadian bom di Solo. Perayaan Takbir dan Lebaran kita jamin aman," kata Jenderal bintang empat ini.
Sebelumnya Kapolresta Kombes Pol Ahmad Luthfi dan Wali Kota FX rudyatmo meminta agar warga Solo tetap tenang. Mereka bersama sejumlah elemen termasuk Polri, Pemkot, TNI akan terus memantau keamanan Kota Solo.
"Malam takbiran tetap bisa dilakukan. Solo aman, masyarakat tidak perlu was-was, Lebaran juga aman," ucap keduanya.
Baca juga:
Tito Karnavian sebut bomber Solo termotivasi ISIS
Pasca bom di Mapolresta Solo, Polda Bali lipat gandakan kekuatan
Polisi sebut Nur Rohman incar aparat apel pagi di Mapolresta Solo
Jenazah bomber Mapolresta Solo diautopsi di RS Bhayangkara
Kapolri Badrodin duga ISIS otak bom bunuh diri di Mapolresta Solo
Kapolri sebut Nur Rohman masuk jaringan Abu Mush'ab
Danrem Surakarta sebut jika tak ada deteksi dini, banyak korban bom