Pasar-pasar melegenda yang terbakar
Setiap ada kebakaran pasar, selalu muncul istilah pasar dibakar! Apa iya demikian?
Setiap daerah di Indonesia memiliki pasar yang menjadi ciri khas masing-masing. Di Jakarta misalnya, ada Pasar Senen. Di Surabaya ada Pasar Turi. Di Solo ada Pasar Klewer, di Semarang ada Pasar Johar.
Pasar-pasar tersebut menjadi ikon karena selain menjadi pasar terbesar di wilayah masing-masing, pasar-pasar itu juga memiliki ciri khas yang unik.
Sebut saja Pasar Klewer merupakan Pasar Batik terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Sementara Pasar Senen, siapa orang Jakarta yang tak kenal pasar tersebut.
Pasar Turi, meski tidak memiliki ciri khas tertentu, namun merupakan pasar terbesar di Surabaya dan menjadi rujukan oleh warga Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan sandang.
Dari pasar-pasar yang ada itu, ternyata ada benang merah kesamaan yang bisa ditarik: sama-sama pernah terbakar. Terbaru, Pasar Johar di Semarang ludes terbakar, menyisakan cerita pilu lantaran ratusan kios ludes dilalap si jago merah.
Banyaknya kasus kebakaran di pasar-pasar yang melegenda tersebut menyisakan pertanyaan: apa yang salah dengan pengelolaan pasar, apa yang bikin pasar kita rentan terbakar?
Jangan salah, kerugian pasar terbakar itu ratusan miliar, bukan angka yang kecil. Belum lagi kerugian psikologis. Setiap ada kebakaran pasar, selalu muncul istilah pasar dibakar! Apa iya demikian?
Merdeka.com Sabtu (23/5) akan mengangkat tema pasar-pasar legendaris yang terbakar. Selamat membaca.
Baca juga:
Pedagang tak setuju, revitalisasi Pasar Senen terhambat
Pedagang korban kebakaran di Pasar Senen mulai direlokasi
Merugi, pedagang Pasar Senen minta Jokowi bikin bangunan baru
Ratusan pedagang Blok 3 Pasar Senen ikuti undian lapak sementara
Nasib pedagang Pasar Senen Blok III gelar lapak di pinggir jalan