Pasar Mobil Kemayoran terbakar, pemilik masih hitung kerugian
Sejumlah pemilik masih melakukan pendataan nilai barang-barang yang terbakar.
75 Kios di Blok S, Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, ludes terbakar dini hari tadi. Pemilik kios-kios yang menjual onderdil mobil tersebut mulai mendata kerugian yang diperkirakan berjumlah miliaran rupiah.
Pantauan merdeka.com, pukul 10.30 WIB, Kamis (14/6), satu unit mobil pemadam kebakaran dari Sudin Jakarta Pusat melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air ke beberapa kios. Asap putih masih mengepul dari bangunan yang terbakar.
Sementara anggota kepolisian sudah memasang garis polisi dan melakukan pendataan. Petugas juga masih meminta keterangan dari beberapa saksi untuk mengetahui sumber api yang mulai berkobar pada pukul 02.05 WIB.
Sofiah (35) salah satu pemilik kios menafsir kerugian bisa mencapai miliaran rupiah. "Kalau kerugian mungkin bisa Rp 2 miliar," ujarnya kepada merdeka.com saat ditemui di lokasi.
Sofiah mengatakan dirinya baru tadi pagi mengetahui ada kebakaran di kios miliknya. Untuk masalah ganti rugi dirinya merasa dari pihak asuransi juga tidak menutup. "Mesti sudah di asuransikan itu juga tidak menutup kerugiannya," kata pemilik toko onderdil mobil Jeep ini.
Dia sendiri menyewa dua kios di kawasan Pasar Mobil Kemayoran itu dengan harga perbulannya Rp 1,1 juta dan yang terbakar toko tempat berjualan. "Disini nyewa kiosnya, nah kalau yang selamat itu gudang tempat menaruh barang-barang," tuturnya.(mdk/bal)