Pasar Johar terbakar, Johar Trade Mall buka sewa kios Rp 1,5 juta
Biaya sewa sebesar Rp 1,5 juta untuk jenis Pedagang Kaki Lima (PKL) di luar ruangan, dan Rp 7 juta untuk di dalam.
Pasca-kebakaran yang menghanguskan ribuan kios di kompleks Pasar Johar Semarang, Sabtu (9/5) malam lalu, Johar Trade Mall berinisiatif menyediakan lapak untuk para pedagang yang hendak berjualan kembali. Kios-kios tersebut rencananya akan dibuat di dalam lantai dua dan tiga bangunan yang terletak di jalan Agus Salim Semarang, tepat di depan Pasar Johar.
Kendati demikian, harga yang ditawarkan pihak manajemen tak main-main. Untuk menyewa satu petak kios, para pedagang akan dibebankan biaya sewa sebesar Rp 1,5 juta untuk jenis Pedagang Kaki Lima (PKL) di luar ruangan, dan Rp 7 juta untuk di dalam ruangan setiap bulannya.
Pendaftaran kios itu sudah di buka sejak hari ini, Selasa (12/5). Ratusan pedagang yang mengetahui informasi tersebut pun langsung berkerumun mendatangi pihak manajemen mal untuk mendaftar.
"Dari pada pindah ke tempat yang jauh, saya mending nyoba daftar sewa di sini dulu," kata salah seorang pedagang, Aminah (30) di sembari menunggu antrean dari pihak manajemen Mall, Selasa (12/5) sore.
Meski begitu, saat ditanya soal harga yang ditawarkan oleh pihak manajemen, Aminah mengaku harga yang ditawarkan sangatlah mahal. Ia berpendapat, dengan harga Rp 1,5 juta perbulan, sama hal nya harus membayar Rp 50 ribu per hari setiap memasuki kiosnya.
"Mahal banget, kiosnya juga berukuran 2 meter persegi. Tapi ini belum diminta bayar, baru pendataan," imbuhnya.
Pihak pimpinan manajemen Johar Trade Mall sendiri saat akan dikonfirmasi terkait persewaan kios tersebut belum mau untuk memberikan keterangan. Namun, menurut salah seorang petugas pendataan, hingga saat ini tercatat sudah ada sebanyak 235 pedagang yang mendaftarkan dirinya untuk menempati kios tersebut
"Jangan sekarang, pimpinan belum bisa ditemui. Saat ini baru 235 pendaftar, " katanya.(mdk/eko)