Pasar Induk Kramat Jati Libatkan Tim Independen Kaji Struktur Gedung Pasca-Kebakaran
Manajemen Pasar Induk Kramat Jati melibatkan tim independen untuk mengkaji menyeluruh struktur gedung Pasar Induk Kramat Jati pasca-kebakaran Blok C2, guna memastikan kelayakan dan menentukan langkah revitalisasi selanjutnya.
Manajemen Pasar Induk Kramat Jati mengambil langkah serius. Mereka melibatkan tim independen untuk mengecek dan mengkaji struktur gedung secara menyeluruh. Ini menyusul insiden kebakaran yang melanda ratusan kios di kawasan Los Buah Blok C2 pada 15 Desember 2025 lalu.
Kajian ini bertujuan memastikan kelayakan bangunan pasar untuk jangka panjang. Hasilnya akan menjadi dasar keputusan revitalisasi atau pembangunan ulang. Proses pengecekan struktur oleh tim independen baru dimulai awal pekan ini, tepatnya Senin (5/1).
Menurut Manager Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, pihaknya belum mengambil keputusan final. Fokus utama saat ini adalah mendapatkan hasil kajian yang objektif dan akurat dari tim independen.
Kajian Mendalam Struktur Gedung Pasar Induk Kramat Jati
Manajemen Pasar Induk Kramat Jati menegaskan pentingnya melibatkan pihak independen dalam proses pengecekan struktur gedung. Hal ini dilakukan untuk memastikan objektivitas dan akurasi hasil kajian. Agus Lamun menyatakan bahwa tim independen akan menguji kelayakan bangunan pasar untuk puluhan tahun ke depan.
"Terhadap lokasi blok C2 yang terbakar itu memang sedang kita lakukan pengkajian terlebih dahulu bersama pihak independen, baik itu struktur dan sebagainya," ujar Agus Lamun. Hasil kajian ini akan menjadi penentu langkah selanjutnya, apakah akan dilakukan revitalisasi atau pembangunan secara total.
Pihak manajemen berharap hasil kajian dapat segera keluar agar arah penanganan Blok C2 dapat ditetapkan secepatnya. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan penanganan pasca-kebakaran berjalan optimal.
Penanganan Pasca-Kebakaran dan Relokasi Pedagang
Kebakaran yang melanda 350 kios di Pasar Induk Kramat Jati terjadi pada 15 Desember 2025, sekitar pukul 07.15 WIB. Insiden ini menghanguskan ratusan kios di kawasan Los Buah Blok C2 dan sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang.
Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan sistem pengamanan internal pasar, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengerahkan 95 personel dan 19 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Meskipun terjadi kebakaran, aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati tetap berjalan normal. Para pedagang yang terdampak telah direlokasi ke tempat penampungan sementara dan kini telah aktif berjualan kembali. "Alhamdulillah, pedagang telah kita lakukan relokasi dan telah menempati tempat penampungan yang baru. Saat ini, mereka sudah aktif berjualan kembali," kata Agus.
Sumber: AntaraNews