LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pasang Pelat Merah, Sopir Harrier di Pekanbaru Ditilang Polisi

Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar Operasi Patuh Muara Takus 2019 di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Selasa (3/9). Satu mobil Toyota Harrier warna hitam ditilang lantaran menggunakan nomor polisi (nopol) palsu.

2019-09-03 22:55:05
e-Tilang
Advertisement

Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar Operasi Patuh Muara Takus 2019 di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Selasa (3/9). Satu mobil Toyota Harrier warna hitam ditilang lantaran menggunakan nomor polisi (nopol) palsu.

Mobil nopol BM 10 A warna merah itu disetop polisi yang curiga karena pelat mobil yang terpasang timbul, lalu dilakukan pemeriksaan. Setelah diteliti, ternyata pelat mobil itu tidak asli. Anggota Polantas kemudian mencopot pelat mobil tersebut dan meminta pengemudi mobil untuk mengganti dengan pelat asli.

"Selanjutnya kami copot pelatnya, dan minta dipasang dengan asli," ujar Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Wimpiyanto.

Advertisement

Lalu si sopir mengganti pelat mobil tersebut dengan nomor asli yakni BM 1364 T. Selanjutnya dilakukan penilangan. Setelah merdeka.com menelusuri, ternyata mobil dinas itu diduga digunakan oleh salah satu pimpinan DPRD Pekanbaru.

Menurut Wimpiyanto, SIM pengemudi ditahan untuk mengetahui maksud sopir membawa mobil dinas dengan mengganti pelat palsu. "Yang punya kerja dia (sopir)," kata Wimpiyanto.

Berdasarkan data di Sistem Informasi Perhitungan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Riau di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, pelat BM 10 A adalah mobil Toyota Alphard dengan warna abu-abu muda metalik. Pajak minibus ini terakhir dibayar pada 20 Mei 2017.

Advertisement

Sementara, pelat BM 1364 T, tercatat benar Toyota Harrier warna hitam. Mobil ini terakhir membayar pajak pada 27 Desember 2018.

Wimpiyanto tidak menyebutkan siapa pejabat pemegang mobil dinas tersebut. Namun setelah merdeka.com menelusuri, ternyata Toyota Harrier pelat BM 1364 T milik Pemko Pekanbaru. Mobil dinas tersebut tercatat di Sekretariat Dewan DPRD Pekanbaru. Mobil itu dipegang oleh unsur pimpinan DPRD Pekanbaru.

Baca juga:
Viral Pelanggar Lalin di Bekasi Hindari Polisi Militer Lalu Tertangkap Polantas
Dalam 5 Hari, Polres Garut Tilang 1.830 Pelanggar Lalu Lintas
Warga Tangerang yang Ditendang Polisi Ternyata Pakai Motor Curian
Kronologi Polisi Tendang Pemotor Hingga Jatuh di Tangerang
Ogah Ditilang, Pengendara dan Polisi di Palembang Saling Rekam Saat Berdebat
Viral Video Polisi Tendang Pemotor di Tangerang

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.