LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Partai Aceh bantah kadernya bunuh kader PNA

Kader PA justru ingin melerai keributan yang terjadi karena pelaku ketahuan oleh warga menurunkan bendera PA.

2014-02-07 13:56:26
Aceh
Advertisement

Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), Muzakkir Manaf membantah tegas tudingan bahwa kadernya telah melakukan kekerasan di Aceh Utara terhadap kader PNA sampai tewas.

"Ini perlu saya luruskan, bukan kader PA yang melakukan kekerasan itu," kata Muzakkir Manaf yang akrap disapa Muallem itu di Banda Aceh, Jumat (7/2).

Wakil Gubernur Aceh itu menegaskan, justru kader PNA secara bersama-sama melakukan perusakan atribut PA yaitu merobek dan membakar bendera PA. Maka terjadilah keributan dan perkelahian di lokasi kejadian dengan masyarakat dan simpatisan PA.

"Jadi jangan langsung memvonis terhadap kita, kalaupun dia (kader PNA yang tewas) mampus itu bukan kehendak kita, tapi kehendak Tuhan yang mencabut nyawa dia," ucap Muzakkir dengan nada tinggi.

Dia malah punya versi lain dari kejadian itu. Menurutnya, kader PA justru ingin melerai keributan yang terjadi karena pelaku ketahuan oleh warga menurunkan bendera PA.

Meski begitu, Muzakkir menyerahkan semua itu pada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas masalah itu. Di sisi lain, dia juga menyesali ketidakhadiran dari pihak PNA dalam acara Ikrar Pemilu Damai. "Harusnya mereka (PNA) itu datang hari ini, bisa kita bicarakan," tutupnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) PNA, Thamren Ananda secara tegas menyebutkan kader PA yang telah melakukan kekerasan hingga tewasnya kader PNA di Kabupaten Aceh Utara.

Baca juga:
Polda Aceh janji usut kematian kader Partai Nasional Aceh
Kadernya dibunuh, PNA tolak hadiri ikrar damai pemilu di Aceh
Gelar razia, Satpol PP Aceh minta wanita nonmuslim pakai jilbab
Terjaring razia, wanita nonmuslim di Aceh diminta pakai jilbab
Kisah Asiah Uzia, pejuang HAM Aceh yang kini menjadi caleg

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.