LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panwaslu Kota Surabaya benarkan soal musala dijadikan posko relawan Khofifah-Emil

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wiyung telah menemukan musala yang diduga sempat dijadikan posko oleh tim relawan pemenangan pasangan nomor satu Cagub dan Cawagub Jatim, Khofifah Indarparawansa dan Emil Dardak.

2018-06-05 13:34:26
Khofifah-Emil Dardak
Advertisement

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya membenarkan ada salah satu tempat ibadah berupa musala di kawasan Babat Klumprik, Wiyung, yang digunakan sebagai posko tim relawan salah satu pasangan Cagub dan Cawagub Jatim.

"Setelah foto itu beredar di media sosial, kami langsung menelusurinya," kata Ketua Panwaslu Surabaya Hadi Margo seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/6).

Menurut dia, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wiyung telah menemukan musala yang diduga sempat dijadikan posko oleh tim relawan pemenangan pasangan nomor satu Cagub dan Cawagub Jatim, Khofifah Indarparawansa dan Emil Dardak.

Advertisement

Hanya saja, lanjut dia, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan terhadap pelanggaran berupa rumah ibadah yang digunakan sebagai tempat kampanye karena pada saat ke musala tersebut, spanduk bertuliskan "Posko Tim Relawan Khofifah-Emil Wiyung Surabaya" sudah dicopot.

APK Khofifah-Emil di Musholla ©2018 Merdeka.com

Advertisement



"Minggu (3/6) malam, spanduk tersebut sudah dicopot. Itu setelah foto yang beredar di media sosial sempat viral," katanya.

Selain itu, lanjut dia, tidak ada warga sekitar musala atau warga lainnya yang melaporkan hal itu kepada Panwaslu Kota Surabaya maupun Panwascam Wiyung pada saat foto tersebut viral di media sosial. "Jika ada warga yang melaporkan ya kami tindak lanjuti saat itu juga," katanya.

Saat ditanya apakah kejadian itu saat ini masih bisa dilaporkan, Hadi Margo mengatakan sudah tidak bisa lagi karena bukti berupa spanduk yang dipasang di musala telah dicopot. "Karena, itu juga bagian dari upaya pencegahan," katanya.

Baca juga:
Kampanyekan Gus Ipul-Puti di Trenggalek, PDIP minta warga coblos yang kanan
PKB sebut akrabnya Jokowi dan Puti pertanda sangat baik
Ikut tek-tok dan makan sahur, Puti titip pesan pada warga di wilayah Mataraman
Sahur 'Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur' guyup rukun masyarakat Ngawi bareng Mbak Puti
Buka bersama Muslimat, Fatayat dan anak yatim, Puti minta doa dan ingatkan sejarah

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.