Panitia sediakan layar besar buat suporter bulutangkis kehabisan tiket
Mereka sempat gigit jari lantaran telah mengantre sejak pagi namun, kehabisan tiket.
Para pendukung atlet bulutangkis dari Indonesia akhirnya dipersilakan masuk ke dalam kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Mereka sempat gigit jari lantaran telah mengantre sejak pagi namun, kehabisan tiket.
"Berkaitan dengan pembelian tiket sebelum atau menunggu dari pihak panitia, apabila ada yang bekena untuk masuk ke tempat festival kami persialahkan pintu lima, kami gunakan untuk bapak ibu yang melihat festival di dalam," kata Kepala Biro Operasi (Karo ops) Polda Metro Jaya Kombes Slamet Hadi melalui pengeras suara, di depan pintu 4, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/8).
Ia mengaku belum ada kejelasan dari panitia. Namun, ia memastikan kalau tiket sudah habis dan panitia menyediakan layar untuk nonton final beregu putra bulutangkis antara Indonesia versus China
"Berkaitan dengan keberadan tiket yang info sudah habis. Saya ingin panitia menjelaskan. Ada layar. Panitia menyiapakn komplit big screen, akan dipasang layar," ujarnya.
Selain itu, Slamet memastikan masyarakat yang tidak dapat tiket digratiskan untuk memasuki GBK.
"Saya tawarkan apabila ada yang berkenan masuk ke dalam silahkan. Sehingga tidak menunggu sampai saat ini. Pintu lima nggak usah bayar."
Baca juga:
Ribuan suporter Indonesia serbu Istora Senayan
Tinjau Wisma Atlet, Menhub Budi apresiasi panitia Asian Games 2018
WN Taiwan dideportasi karena ganggu & provokasi pertandingan Paralayang Asian Games
Suporter Indonesia kehabisan tiket final Bulutangkis Asian Games, Inasgoc minta maaf
Penjelasan INASGOC soal terbatasnya tiket final badminton Asian Games 2018